Kapten Timnas Spanyol Rodri meraih Ballon D'or Oktober 2024(FRANCK FIFE / AFP)
KAPTEN Spanyol Rodri memperkirakan final Piala Dunia 2026 melawan Argentina bakal berjalan lebih keras dibanding pertandingan-pertandingan sebelumnya. Gelandang Manchester City itu menilai La Roja harus siap menghadapi duel bentuk sekaligus tetap berpegang pada identitas permainan mereka.
Spanyol bakal menantang juara memperkuat Argentina di partai puncak nan digelar di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7) awal hari pukul 02.00 WIB. Rodri meyakini laga ini bakal menghadirkan tantangan berbeda lantaran karakter permainan Albiceleste.
"Saya pikir pertandingan kelak bakal sangat berbeda. Laga ini bakal lebih mengandalkan duel bentuk dan kami kudu siap menghadapinya. Namun, kekuatan tim ini adalah bisa menyesuaikan diri dengan beragam situasi pertandingan," kata Rodri.
Peraih Ballon d'Or 2024 itu menegaskan Spanyol mempunyai elastisitas dalam bermain, baik saat kudu bertahan, menyerang balik, maupun menguasai jalannya pertandingan.
Rodri juga mengaku tidak mau timnya terpancing jika pertandingan diwarnai upaya provokasi dari lawan. Menurutnya, konsentrasi utama Spanyol adalah memainkan sepak bola sesuai rencana.
"Itu bagian dari sepak bola. Kita lihat saja gimana pertandingan berjalan. Saya percaya Argentina selalu memberikan keahlian terbaiknya. Kalau memang ada situasi seperti itu, kami kudu mengabaikannya dan tetap memainkan permainan kami agar tidak terpancing," ucapnya.
Meski demikian, Rodri memberikan penghormatan tinggi kepada Lionel Messi. Dia menyebut kapten Argentina sebagai pemain terbaik sepanjang masa.
"Sulit menggambarkan makna Messi, baik sebagai pemain maupun bagi Argentina. Bagi saya, dia adalah nan terbaik sepanjang masa," ucapnya.
Namun Rodri menegaskan Argentina tidak hanya berjuntai kepada Messi. Menurutnya, kekuatan Albiceleste terletak pada kualitas kolektif nan mereka tunjukkan sepanjang turnamen.
"Argentina jauh lebih besar daripada Messi. Mereka membuktikan mempunyai tim nan sangat komplet dengan pemain-pemain berkualitas. Tentu kami kudu mewaspadai Leo, tetapi juga banyak pemain lainnya," katanya.
Rodri juga menyoroti mental bertanding Argentina nan beberapa kali bisa membalikkan keadaan pada fase gugur, termasuk saat mengalahkan Mesir dan Inggris, serta melewati Tanjung Verde lewat babak tambahan waktu.
"Itu menunjukkan karakter kompetitif mereka. Mereka bisa bangkit ketika berada dalam tekanan dan kami memperhitungkan perihal tersebut. Kami tahu seperti apa tim mereka dan bakal berupaya menyakiti mereka dengan langkah nan kami miliki," ujarnya.
Spanyol sendiri melangkah ke final setelah menundukkan Prancis 2-0 di semifinal. Meski menyebut penampilan itu sebagai salah satu nan terbaik, Rodri menilai timnya tetap kudu meningkatkan level permainan untuk menaklukkan juara bertahan.
"Kami kudu tampil lebih baik lagi lantaran mereka adalah juara bertahan. Saya sangat percaya kami bisa melakukannya," pungkasnya. (H-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·