Gubernur DKI Jakarta Pramono di SDN Kebayoran Lama Selatan 09.(MI/Mohammad Farhan Zhuhri)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono memastikan pembangunan ulang SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, bakal dimulai pada September tahun ini. Proyek rehabilitasi total ini dilakukan setelah kondisi gedung sekolah tersebut memprihatinkan dan roboh sejak dua tahun lalu.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp48,1 miliar unik untuk membangun kembali sekolah tersebut. Kepastian ini disampaikan Pramono usai meninjau langsung letak sekolah pada Jumat (24/7).
"Kemarin dalam rapat saya memutuskan ada empat nan saya minta untuk dibangun sekarang juga. Di antaranya adalah tempat ini. Kenapa kudu dibangun sekarang juga? Karena memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan," ujar Pramono di lokasi.
Pramono menjelaskan bahwa awalnya Pemprov DKI merencanakan pembangunan 22 sekolah pada tahun 2026. Namun, akibat adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) serta efisiensi anggaran, jumlah sekolah nan dianggarkan menyusut menjadi tujuh sekolah. Dari jumlah tersebut, hanya empat sekolah nan diprioritaskan untuk dibangun dalam waktu dekat.
Selain SDN Kebayoran Lama Selatan 09, tiga sekolah lain nan masuk dalam skala prioritas pembangunan adalah:
- SMA Negeri 102 Jakarta (Anggaran Rp67,5 miliar)
- SDN Cempaka Putih Barat 03 (Anggaran Rp48,4 miliar)
- SDN Papanggo 01 dan TK Negeri Papanggo 01 (Anggaran Rp74,1 miliar)
Total anggaran nan disiapkan untuk empat proyek prioritas tersebut mencapai sekitar Rp249 miliar. Dana pembangunan berasal dari campuran Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan APBD Perubahan.
Pramono menegaskan bakal segera menunjuk tim teknis untuk mengawasi jalannya proyek agar dikerjakan secara sungguh-sungguh. Ia menargetkan proses pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 bakal menyantap waktu selama 10 bulan.
"Rehab ini bakal dimulai paling lama adalah September. Paling lama September kudu segera dimulai," pungkasnya. (Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·