Jasad Satpam sedang di pemindahan dari waduk Jatiluhur ke atas Perahu untuk selanjutnya dilakukan otopsi.(MI/Reza Sunarya)
PETUGAS Satpam ditemukan tewas melayang-layang di Waduk Jatiluhur, Purwakarta dalam kondisi tangan diborgol. Kepolisian tetap melakukan penyelidikan atas tewasnya satpam tersebut nan diduga menjadi korban pembunuhan.
Warga di sekitar Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan jasad seorang petugas keamanan (Satpam) berinisial S (42) nan ditemukan meninggal bumi melayang-layang di pesisir waduk pada Jumat (24/7) siang. Saat ditemukan, korban tetap mengenakan seragam sekuriti dan kedua tangannya dalam kondisi terborgol.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya tindak pidana nan menjadi penyebab kematian korban. Aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah keterangan dari para saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan warga, korban terakhir kali terlihat pada Jumat awal hari sekitar pukul 03.00 WIB. Sementara jasadnya baru ditemukan melayang-layang di tepian Waduk Jatiluhur sekitar pukul 11.00 WIB.
Sejumlah penduduk juga mengaku sempat memandang korban terlibat perselisihan dengan sekelompok pemuda nan diduga membikin keributan di sekitar area waduk sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Kasus ini saat ini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta. Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban dan tetap menunggu hasil pemeriksaan medis.
Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengatakan, untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban bakal menjalani visum dan autopsi di Kamar Jenazah RSUD Bayu Asih Purwakarta. Hasil autopsi diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kematian korban serta menjadi dasar dalam mengungkap rangkaian peristiwa nan terjadi.
Sementara itu, om korban, Ocid, berambisi abdi negara kepolisian dapat segera mengungkap penyebab kematian keponakannya. Pihak family menyerahkan sepenuhnya proses norma kepada kepolisian dan berambisi pelaku, andaikan terbukti terdapat unsur tindak pidana, dapat segera ditangkap serta diproses sesuai ketentuan norma nan berlaku.
Hingga buletin ini diturunkan, polisi tetap melakukan penyelidikan intensif dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan peralatan bukti untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. (RZ)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·