Sepak Takraw Indonesia Bersiap Jaga Peluang Medali di Asian Games 2026

13 jam yang lalu 6
Sepak Takraw Indonesia Bersiap Jaga Peluang Medali di Asian Games 2026 Ilustrasi(Dok Istimewa)

CHEF de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu melakukan visitasi terjauhnya ke Kota Parepare, Sulawesi Selatan, demi memastikan kesiapan atlet sepak takraw menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Langkah itu menjadi bukti komitmen penuh untuk menjaga kesempatan lencana Merah Putih di arena multievent tersebut.

Didampingi Ketua Umum PP PSTI Surianto dan disambut Wali Kota Parepare, Todotua meninjau langsung latihan tim putra dan putri serta berbincang berbareng tim pembimbing mengenai progres pembinaan dan kebutuhan tim.

Kunjungan itu bermaksud memastikan para atlet dapat berlatih dengan tenang tanpa terbebani persoalan di luar arena.

Todotua menegaskan bahwa rangkaian visitasi pelatnas ini menjadi sarana komunikasi erat antara CdM, Komite Olimpiade Indonesia, dan pengurus bagian olahraga untuk mengantisipasi kebutuhan kontingen sejak dini.

Setelah memandang langsung kondisi di lapangan, dia mengaku sangat optimistis dengan perkembangan tim sepak takraw Indonesia.

"Melihat persiapan nan dilakukan, kami cukup percaya diri bahwa sepak takraw mempunyai kesempatan untuk menyumbangkan lencana bagi Indonesia di Asian Games 2026. Pembinaan nan dijalankan juga berkesinambungan dan menjadi fondasi nan baik untuk meningkatkan prestasi di level internasional," ucap Todotua.

Apresiasi juga diberikan kepada PP PSTI nan memilih memusatkan latihan nasional secara berdikari di Parepare. 

Menurut Todotua, lingkungan latihan di sana sangat kondusif dan proper, sehingga para atlet dari beragam wilayah bisa membangun atmosfer latihan nan konsentrasi guna mendongkrak prestasi.

Pada Asian Games Hangzhou 2022 lalu, bagian sepak takraw sukses menyumbang dua lencana perak dan satu perunggu. Tanpa merinci sasaran lencana secara spesifik untuk jenis kali ini, Todotua menegaskan konsentrasi utamanya adalah meminimalkan gangguan non-teknis bagi para atlet.

"Kami mau memastikan tidak ada persoalan di luar lapangan nan mengganggu konsentrasi atlet. Tugas kami adalah menjaga atlet untuk konsentrasi dan mengoordinasikan seluruh kebutuhan kontingen sehingga saat berada di Asian Games nanti, atlet hanya perlu memikirkan satu hal, ialah memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia," tegasnya.

Selengkapnya