Singgung Kader yang Hijrah Usai Musda Sulsel, Bahlil Sebut Golkar Partai Inklusif

2 hari yang lalu 2
Singgung Kader nan Hijrah Usai Musda Sulsel, Bahlil Sebut Golkar Partai Inklusif Ilustrasi(Dok Istimewa)

KETUA Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menginstruksikan seluruh kader di Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk memperkuat konsolidasi demi mengembalikan kejayaan partai pada Pemilu 2029. Bahlil menegaskan bahwa Sulsel kudu tetap menjadi simpul dan lumbung bunyi utama bagi Partai Golkar di wilayah Kawasan Timur Indonesia.

"Satu nan saya tekankan, bangku kudu naik. Itu adalah perintah DPP kepada ketua DPD nan kelak ditetapkan melalui musda. Kursi Partai Golkar kudu bertambah, baik di DPR, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota," kata Bahlil saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulsel di Makassar, Sabtu (18/7/2026).

Bahlil nan datang berbareng Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji dan Bendahara Umum Sari Yuliati menilai, kunci utama pemenangan adalah penuntasan struktur hingga akar rumput. Ia meminta pengurus baru segera menggelar musyawarah bagian (muscab) di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, hingga tingkat desa.

Dalam arahannya di hadapan ribuan kader, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini juga sempat menyinggung dinamika internal partai, khususnya mengenai kejadian kader nan memilih pindah ke partai lain pasca-Musda.

Bahlil menyatakan bahwa meskipun banyak alumni Beringin nan menyeberang alias mendirikan partai politik lain seperti NasDem, Gerindra, Demokrat, dan Hanura, Partai Golkar tetap kokoh.

"Partai Golkar adalah partai nan inklusif, bukan partai nan eksklusif. Memang beda pola partai kita," ujar Bahlil.

Sebagai informasi, performa Partai Golkar di Sulsel pada Pemilu 2024 menempatkan partai ini di posisi kedua dengan raihan 14 bangku di DPRD Provinsi Sulsel dan mengamankan posisi Wakil Ketua DPRD. Sementara untuk tingkat pusat, Golkar sukses mengirimkan 4 kadernya ke bangku DPR RI dari Dapil Sulsel.

Target besar dari Bahlil tersebut sekarang resmi ditaruh di pundak Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Mantan Wali Kota Makassar tersebut terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel periode terbaru dalam sidang Musda nan berhujung Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 22.00 Wita.

Penetapan IAS dilakukan setelah dirinya menjadi calon tunggal nan memenuhi seluruh persyaratan konstitusi partai. Pimpinan sidang dari unsur DPP Golkar, Mustafa Raja, langsung mengetuk palu sidang nan menandai IAS sebagai ketua terpilih sekaligus ketua formatur untuk menyusun struktur kepengurusan Golkar Sulsel nan baru.

"Menetapkan Ilham Arief Sirajuddin sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel terpilih sekaligus ketua formatur untuk menyusun kepengurusan," ujar Mustafa Raja. (H-2)

Selengkapnya