ilustrasi kebakaran rimba di Spanyol.(Antara)
PEMERINTAH Spanyol telah meminta support Uni Eropa untuk menangani kebakaran hutan nan telah melanda seluruh negeri tersebut sejak awal Juli, menurut laporan media Spanyol pada Jumat (24/7).
Atas permintaan Unit Darurat Militer (UME), Mekanisme Perlindungan Sipil Uni Eropa telah diaktifkan, dengan Spanyol meminta setidaknya empat pesawat untuk memadamkan kebakaran hutan, seperti dilaporkan instansi buletin internasional Spanyol, EFE.
Yunani pun setuju mengirimkan dua pesawat ke Spanyol melalui sistem tersebut. Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez menggambarkan situasi di negaranya cukup dramatis. "Kami sedang menghadapi situasi nan menyedihkan; tidak hanya di beragam provinsi di Spanyol, tetapi juga di wilayah-wilayah negara tetangga," tulis Sanchez di platform X.
Sanchez telah menggelar rapat Komite Koordinasi Negara untuk Situasi Darurat pada Jumat untuk membahas perkembangan kebakaran hutan. Keadaan darurat telah diumumkan di wilayah otonom Madrid dan Provinsi Avila akibat meluasnya kebakaran hutan. Lebih dari 10.000 orang telah dievakuasi di seluruh wilayah Madrid akibat kebakaran hutan.
Di wilayah otonom Kastilia dan Leon, sembilan titik kebakaran tetap berkobar, di mana empat di antaranya cukup serius. Di Provinsi Avila, kebakaran telah memaksa lebih dari 1.500 orang dievakuasi, sehingga menjadi perhatian terbesar.
Kebakaran di Provinsi Guadalajara, nan telah melahap sekitar 32.000 hektar, tetap aktif, tetapi perkembangannya dinilai dapat diatasi. Tingkat ancaman kebakaran di seluruh Spanyol tetap sangat tinggi hingga kini. (Ant/P-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·