ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Romelu Lukaku unjuk ketajaman di Piala Dunia 2026 meski tidak lagi jadi pilihan utama di lini depan timnas Belgia.
Lukaku sudah lima kali memihak De Rode Duivels di arena kali ini. Dari lima kesempatan itu, empat di antaranya Lukaku masuk sebagai pengganti.
Meski tak lagi jadi langganan starter, Lukaku tetap kudu diwaspadai duo di jantung pertahanan Spanyol, Aymeric Laporte dan Pau Cubarsi saat kedua tim berantem di perempat final, Sabtu (11/7) awal hari WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukaku punya statistik unik jelang melawan Spanyol nan sejauh ini belum kebobolan. Dilansir dari Sport Spanyol, striker berumur 33 tahun itu bisa mencetak tiga gol di tiga pertandingan berbeda.
Menariknya, tiga gol nan bersarang ke gawang musuh itu diciptakan hanya lewat tiga tembakan nan dilakukannya. Lukaku juga menyumbang satu assist.
Tiga gol Lukaku diceploskan ke gawang Selandia Baru saat menang 4-1, mengalahkan Senegal 3-2 lewat babak tambahan, dan satu gol ketika Belgia menghancurkan tuan rumah, Amerika Serikat 4-1.
Efisiensi Lukaku ini berpotensi jadi mimpi jelek buat Spanyol. Apalagi, Lukaku kerap masuk pada babak kedua pertandingan ketika ruang-ruang di pertahanan musuh mulai terbuka.
Lukaku menunjukkan dirinya bisa menjadi sosok nan menentukan buat Belgia meski tidak mendapatkan banyak menit bermain di bawah didikan Rudi Garcia.
(jal/abs)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·