ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Dari 96 laga Piala Dunia 2026, hanya ada satu trio lini depan nan sangat mematikan: Ousmane Dembela, Kylian Mbappe, dan Bradley Barcola.
Lini depan Prancis ini sangat tajam. Total 13 gol telah dibukukan ketiganya. Rinciannya, Mbappe membukukan tujuh gol, lampau Dembele melesakkan empat gol, dan Barcola mengoleksi dua gol.
Sang kapten, Mbappe, menjadi mesin gol nan mematikan. Selain lantaran kecepatannya, pemain Real Madrid ini punya kecermatan tembakan dan olah bola nan lincah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dembele tak kalah garang. Saat Mbappe tak moncer, Dembele jadi pengganti jitu. Pemain Paris Saint-Germain ini juga punya hatikecil dan intuisi tak kalah tajam.
Lantas, Barcola tak bisa dipandang sebelah mata. Akurasinya memang tak sebaik dua nama lainnya, tetapi gerakannya bisa membikin musuh melakukan kesalahan. Membuka peluang.
Ketiganya ditopang pemain muda nan lincah, gesit, dan kreatif, Michael Olise. Sejauh ini pemain Bayern Munchen tersebut mengoleksi lima assist alias nan paling tinggi di Piala Dunia 2026.
Dengan kebenaran ini, bisakah Maroko menghentikan trio mematikan ini? Untuk posisi kanan, Achraf Hakimi bisa diandalkan. Lini ini bakal susah ditembus, termasuk oleh Mbappe nan biasa beraksi di kiri.

Sebaliknya sisi kiri pertahanan Maroko, nan biasa diisi Noussair Mazraoui bisa menjadi titik eksploitasi. Pemain Manchester United ini niscaya bakal ditekan habis-habisan.
Mohamed Ouahbi, pembimbing Maroko, mengaku sudah siap menerima gempuran trio Prancis. Ia telah menyiapkan formula agar tiga trisula Les Bleus itu meninggal kutu pada Jumat (10/7) WIB nanti.
(abs/jal)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·