Ilustrasi(Dok PMI Banyuwangi)
SUMUR penduduk di Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, mengalami penurunan debit hingga mengering. Kondisi ini berakibat pada penduduk kesulitan mendapat air bersih.
Laporan Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur menyebut sudah tiga bulan kekeringan dan kesulitan air melanda di sejumlah kecamatan di Banyuwangi, salah satunya Kecamatan Bangorejo.
“Kami koordinasi dengan PMI Kabupaten Banyuwangi bergerak sigap menyalurkan support air bersih bagi masyarakat terdampak,” kata Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo di Surabaya, Jumat (24/7).
Distribusi air bersih dilakukan sejak 22 Juli 2026 di Dusun Kedungrejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo. Keesokan harinya, Kamis (23/7/2026), support kembali disalurkan ke Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, sebagai tindak lanjut permintaan kepala desa melalui Ketua PMI Kecamatan Bangorejo.
Kepala Desa Sambimulyo, Andik Santoso dalam laporan ke PMI Jatim mengatakan wilayahnya sudah sekitar tiga bulan tidak diguyur hujan. Akibatnya, debit air di sumur-sumur penduduk terus menurun dan sebagian telah mengering sehingga masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Apalagi saat ini ada mahasiswa Universitas Airlangga nan sedang melaksanakan KKN di desa kami. Bantuan air bersih dari PMI Kabupaten Banyuwangi sangat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air ditampung di tandon-tandon nan telah disiapkan oleh BPBD Kabupaten Banyuwangi," ujarnya.
Kepala Markas PMI Kabupaten Banyuwangi, Sutiyono, menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD dan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi untuk mengantisipasi permintaan support dari sejumlah wilayah nan mulai mengalami kekeringan, di antaranya Kecamatan Bangorejo dan Kecamatan Cluring.
PMI Kabupaten Banyuwangi telah membentuk Tim Distribusi Bantuan Air Bersih nan terdiri atas relawan dan staf markas. Tim tersebut didukung satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter nan siap mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak.
Menurut Sutiyono, penyaluran support merupakan langkah darurat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau. “Apabila desa belum mempunyai tandon penampungan air, PMI siap mengirimkan air bersih langsung ke rumah-rumah penduduk nan membutuhkan,” katanya.(H-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·