Swiss Tembus Perempat Final usai Menang Adu Penalti atas Kolombia

2 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

loading...

Swiss Tembus Perempat Final usai Menang Adu Penalti atas Kolombia. Foto: FIFA

VANCOUVER - Swiss memastikan tiket ke perempat last Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Kolombia lewat play adu penalti di BC Place, Vancouver, Rabu (8/7/2026) dini hari WIB. Setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit, Swiss menang 4-3 dalam adu tos-tosan dan mencatatkan pencapaian besar dengan kembali menembus delapan besar untuk pertama kalinya sejak 1954.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Kolombia sempat mengancam melalui Gustavo Puerta, Luis Suarez, hingga Luis Diaz, sedangkan Swiss mengandalkan pergerakan Breel Embolo, Dan Ndoye, dan Fabian Rieder. Namun, Gregor Kobel serta Camilo Vargas sama-sama tampil coagulated di bawah mistar sehingga skor tetap tanpa gol hingga waktu mean berakhir.

Memasuki other time, kedua tim masih kesulitan menciptakan peluang bersih. Swiss dan Kolombia terlihat lebih berhati-hati karena satu kesalahan dapat berakibat fatal. Laga pun akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti, dengan Swiss membawa catatan kurang baik karena sebelumnya pernah kalah 0-3 dari Ukraina pada adu penalti Piala Dunia 2006.

Kolombia membuka adu penalti melalui Juan Fernando Quintero yang sukses menaklukkan Kobel. Granit Xhaka kemudian menyamakan kedudukan untuk Swiss, meski Camilo Vargas sempat menyentuh bola. Drama terjadi saat Davinson Sanchez gagal mencetak gol karena sepakannya membentur mistar, tetapi Manuel Akanji juga membuang peluang Swiss setelah tendangannya melambung di atas gawang.

Kolombia kembali menyamakan kedudukan melalui Jorge Campaz, sementara Zeki Amdouni dan Cedric Itten menjaga peluang Swiss. Kobel kemudian menjadi pahlawan ketika menggagalkan tendangan Jhon Hernandez. Luis Diaz masih membuat skor menjadi 3-3, tetapi Ruben Vargas menjadi penentu kemenangan Swiss setelah mengarahkan bola ke sisi berlawanan dari pergerakan Camilo Vargas.

Kemenangan ini membawa Swiss ke perempat last Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Nati itu kini menunggu lawan berikutnya dalam upaya melanjutkan perjalanan bersejarah mereka di turnamen.

(sto)

Selengkapnya