Tim SAR Temukan Korban Kapal Terbalik di Muara Manggar Balikpapan Meninggal Dunia

4 hari yang lalu 19
Tim SAR Temukan Korban Kapal Terbalik di Muara Manggar Balikpapan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jasad korban ke RSKD Balikpapan usai ditemukan 2,6 Km dari LKP.(Dok Kantor KPP Balikpapan)

TIM SAR Gabungan akhirnya sukses menemukan Alan, korban nan dilaporkan lenyap setelah kapal nelayan nan ditumpanginya terbalik di perairan Muara Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal bumi pada Jumat (17/7) pagi.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan sekitar 2,6 kilometer ke arah timur laut dari letak kejadian alias Last Known Position (LKP).

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal bumi oleh Tim SAR Gabungan, dengan jarak sekitar 2,6 kilometer dari titik koordinat korban terakhir kali terlihat sebelum dilaporkan hilang," ujar Endrow.

Kronologi Kejadian

Insiden maut tersebut bermulai pada Kamis (16/7) malam sekitar pukul 19.40 Wita. Kapal nelayan nan mengangkut empat orang, ialah Alan (korban), Ruding, Sofian, dan Sukri, hendak memasuki Muara Manggar. Namun, kapal sempat mengalami kandas sebelum akhirnya dihantam gelombang besar hingga terbalik.

Tiga rekan korban sukses menyelamatkan diri, sementara Alan diduga terseret arus laut dan tenggelam. Basarnas Balikpapan menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 20.35 dan segera memberangkatkan tim rescue ke letak kejadian.

Proses Pencarian dan Evakuasi

Pencarian sempat dilakukan hingga Jumat awal hari pukul 00.30, tetapi dihentikan sementara lantaran kondisi lapangan. Operasi dilanjutkan pada Jumat pagi dengan penyisiran area seluas 1,5 mil laut menggunakan rubber boat dan rigid buoyant boat (RBB).

Tim SAR Gabungan nan terlibat terdiri dari Kantor SAR Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, Satbrimob Polda Kaltim, Balawisata Dispora Balikpapan, Babinsa, Bhabinkamtibmas Manggar, nelayan setempat, serta pihak keluarga.

"Untuk kebutuhan visum, jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan menggunakan ambulans. Dengan ditemukan korban, operasi pencarian resmi ditutup," tegas Endrow.

Peringatan Cuaca Buruk

Pihak Basarnas mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan di wilayah Kalimantan Timur, untuk lebih waspada. Kondisi cuaca saat ini tetap berpotensi memburuk dengan angin kencang dan gelombang tinggi nan membahayakan aktivitas di perairan.

Dalam operasi ini, tim mengerahkan beragam peralatan pendukung mulai dari Rescue Car Type II, peralatan selam, hingga perangkat komunikasi medis guna memastikan proses pencarian melangkah maksimal. (I-2)

Selengkapnya