Jakarta, CNBC Indonesia - PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperkenalkan Toyota New Hilux generasi kesembilan pada arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pikap legendaris tersebut datang dengan perubahan menyeluruh, mulai dari kreasi eksterior, kabin, performa mesin, hingga penambahan teknologi keselamatan.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Hiroyuki Oide, mengatakan pengembangan Hilux tetap mempertahankan DNA Toyota nan mengutamakan kualitas, daya tahan, dan keandalan. Namun, perusahaan juga berupaya menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan konsumen nan terus berubah.
"Kami memandang gimana pengguna menggunakan Hilux, tantangan nan mereka hadapi, serta apa nan betul-betul mereka butuhkan. Customer voice tersebut kami terjemahkan melalui empat area nan perlu diutamakan," ujarnya saat peluncuran New Hilux di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Selasa (4/8/2026).
Empat aspek tersebut meliputi penyegaran kreasi nan lebih modern dan kokoh, peningkatan performa mesin, peningkatan kenyamanan berkendara, serta penyempurnaan fitur keselamatan.
Pada sektor dapur pacu, seluruh jenis Hilux sekarang menggunakan mesin diesel 1GD-FTV berkapasitas 2.755 cc empat silinder. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 204 PS dan torsi hingga 420 Nm. Penggunaan mesin nan sama diterapkan mulai dari jenis single cabin hingga double cabin.
Dari sisi keselamatan, Hilux terbaru dibekali tujuh SRS Airbags, Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake-force Distribution (EBD), Brake Assist, Hill Start Assist, Vehicle Stability Control (VSC), Emergency Brake Signal, hingga Parking Support Alert pada jenis tertentu. Varian tertinggi juga telah dibekali paket Toyota Safety Sense 3.0 nan mencakup Pre-Collision System, Dynamic Radar Cruise Control, Lane Departure Alert, Lane Tracing Assist, dan Automatic High Beam.
Selain jenis bermesin diesel, Toyota juga menampilkan Hilux BEV alias Battery Electric Vehicle nan diklaim mempunyai jarak tempuh hingga 315 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Toyota menilai Hilux tetap menjadi salah satu kendaraan jagoan di beragam sektor seperti pertambangan, konstruksi, perkebunan, logistik, hingga operasional perusahaan. Namun, tren penggunaan juga mulai bergeser lantaran semakin banyak konsumen nan memanfaatkan pikap tersebut sebagai kendaraan harian maupun aktivitas rekreasi.
Di sisi lain, penggunaan mesin diesel 1GD nan sama dengan Toyota Fortuner terbaru memunculkan pertanyaan mengenai kompatibilitas terhadap bahan bakar biodiesel B50 nan mulai diterapkan pemerintah.
Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, mengatakan teknologi mesin nan digunakan pada Hilux identik dengan Fortuner nan sebelumnya telah mengikuti pengetesan penggunaan B50.
"Sebetulnya begini, kemarin kan kita sudah mengikuti dari nan kita ikutkan, ialah Fortuner kan. Namun secara teknologi sama. Nah, dengan teknologi dan bangunan nan sama, pastinya dia compatible," ujar Bansar.
Meski demikian, dia tetap mengimbau pemilik kendaraan mengikuti rekomendasi pabrikan mengenai jenis bahan bakar nan digunakan.
"Tapi tetap, kami selalu men-suggest, merekomen ksutomer menggunakan fuel sesuai manual book," katanya.
Pemerintah mulai menerapkan program biodiesel B50 melalui pencampuran 50% biodiesel ke dalam minyak solar. Masa transisi berjalan hingga 30 September 2026 sebelum penerapan penuh diberlakukan.
Toyota memasarkan Hilux generasi terbaru dalam konfigurasi single cabin dan double cabin dengan nilai mulai Rp416,8 juta untuk jenis S-Cab 2.8 Diesel 4x4 M/T hingga Rp574,2 juta untuk Hilux D-Cab 2.8 Diesel V 4x4 A/T. Sementara jenis Hilux BEV diposisikan sebagai pilihan kendaraan listrik untuk segmen komersial.
(hoi/hoi)
[Gambas:Video CNBC]

58 menit yang lalu
1







English (US) ·
Indonesian (ID) ·