Uni Afrika Kutuk Serangan Houthi Terhadap Kapal-Kapal di Laut Merah

1 jam yang lalu 5
Uni Afrika Kutuk Serangan Houthi Terhadap Kapal-Kapal di Laut Merah ilustrasi(Xinhua)

Uni Afrika (AU) mengutuk keras serangan nan diklaim oleh golongan Houthi Yaman terhadap kapal tanker minyak komersial di Laut Merah. Organisasi regional tersebut memperingatkan bahwa tindakan ini merupakan eskalasi rawan dengan implikasi serius bagi perdamaian dan keamanan regional.

Dalam pernyataan resmi pada Kamis (23/7), Ketua Komisi UA Mahmoud Ali Youssouf menyatakan solidaritas penuh kepada Arab Saudi. Ia menegaskan kembali support teguh Uni Afrika terhadap keamanan, kedaulatan, dan stabilitas negara kerajaan tersebut.

Youssouf menekankan bahwa serangan terhadap kapal-kapal komersial serta setiap upaya nan menghalangi kebebasan lampau lintas maritim merupakan ancaman serius terhadap keamanan maritim internasional. Laut Merah sendiri merupakan salah satu jalur perairan paling strategis di dunia.

Keamanan rute maritim di area tersebut dinilai sangat krusial secara strategis bagi benua Afrika. Youssouf menggarisbawahi bahwa kebebasan navigasi dan keselamatan pelayaran komersial kudu sepenuhnya dihormati sesuai dengan norma internasional.

Dampak Ekonomi bagi Afrika

"Setiap gangguan terhadap pelayaran komersial berisiko merusak konektivitas maritim regional, rantai pasokan global, keamanan energi, serta kepentingan ekonomi banyak negara Afrika nan perdagangannya berjuntai pada akses nan aman, terlindungi, dan tanpa gangguan ke jalur-jalur laut tersebut," ujar Youssouf.

Uni Afrika menyerukan kepada golongan Houthi untuk segera menghentikan semua serangan terhadap kapal-kapal komersial. Kelompok tersebut juga diminta menahan diri dari tindakan apa pun nan dapat memperuncing ketegangan serta menghormati norma internasional nan mengatur navigasi maritim.

Sebelumnya pada hari nan sama, golongan Houthi Yaman menyatakan telah melancarkan operasi militer nan menargetkan dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah. Mereka menyatakan kapal-kapal tersebut melanggar pembatasan maritim nan baru-baru ini diumumkan.

Pihak Houthi berkilah bahwa serangan dilakukan lantaran kapal-kapal tersebut melanggar embargo nan diberlakukan oleh pasukan bersenjata mereka terhadap kapal-kapal nan berlabuh di pelabuhan-pelabuhan Arab Saudi. (Ant/E-3)

Selengkapnya