ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat efektivitas penggunaan anggaran negara dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pola shopping nan lebih efisien dan tepat sasaran serta refocusing anggaran.
Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, Wihadi Wijayanto mengatakan program MBG sebagai program unggulan Presiden Prabowo nan ditujukan untuk meningkatkan gizi anak Indonesia sekaligus memperkuat sirkular ekonomi melalui penyediaan makanan MBG nan dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Terkait efisiensi anggaran, Banggar memandang anggaran BMG mempunyai tujuan mulia dengan alokasi anggaran untuk meningkatkan gizi dan porsi saat ini sudah cukup baik. Banggar mendorong peran BGN dalam melakukan kontrol terhadap SPPG dengan tetap memperhatikan gizi nan ada.
Anggaran MBG pada 2026 ditargetkan Rp 335 Triliun dan pada tahun 2027 pagu anggaran turun menjadi sebesar Rp 174 Triliun. Dimana anggaran ini belum final anggaran ke depan difokuskan untuk bahan baku sementara sebelumnya juga ditujukan untuk shopping modal.
Seperti apa Banggar DPR RI memandang upaya efisiensi anggaran MBG? Selengkapnya simak perbincangan Shania Alatas dengan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, Wihadi Wijayanto dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 13/07/2026)
Add
source on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·