Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah ancaman El Nino Godzilla nan menyebabkan musim kering nan panjang nan menakut-nakuti produksi pangan global, Harga sejumlah komoditas pertanian mengalami lonjakan.
Mengutip info Trading Economics, nilai kopi arabika ada dikisaran kisaran USD7,36 per kilogram alias setara Rp 132.480 per kg dimana Level ini tetap dekat dengan nilai tertinggi sejak Januari 2026. Sebagai negara produsen kopi terbesar keempat dunia, kenaikan Harga kopi menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan keuntungan.
Commodity Expert CNBC Indonesia, Emmanela Egatirta mengatakan kondisi curah hujan nan semakin rendah membikin Brazil sebagai produsen kopi Utama bumi mengalami penurunan produksi, hasilnya pasokan kopi dunia mengalami tekanan.
Bagi Indonesia kondisi ini bisa membikin daya tarik kopi Indonesia nan didukung dengan cita rasa nan unik semakin besar, namun Indonesia memerlukan upaya meningkatkan produksi untuk dapat memenuhi permintaan ekspor mengingat saat ini produksi kopi RI tetap di kisaran 700 ribu ton per tahun.
Produksi Kopi RI tetap menghadapi tantangan mengenai cuaca dan (benih)penyakit tanaman kopi. Lalu seperti apa upaya nan diperlukan RI memanfaatkan peningkatan permintaan kopi RI? Selengkapnya simak perbincangan Andi Shalini dengan Commodity Expert CNBC Indonesia, Emmanela Egatirta dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 05/08/2026)

1 jam yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·