ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Kiper Cape Verde, Vozinha, mengaku bakal selalu mengenang momen saat berjumpa Lionel Messi usai laga dramatis melawan Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bahkan, dia menyebut pengalaman tersebut bakal menjadi cerita nan bakal diwariskan kepada anak cucunya.
"Ketika saya sudah tua, saya bakal menceritakan dongeng sebelum tidur kepada cucu-cucu saya tentang gimana kakek mereka bermain melawan pemain terhebat sepanjang masa," kata Vozinha dikutip dari BR Football.
Pada pertandingan tersebut, Argentina kudu bekerja keras sebelum akhirnya menang tipis 3-2 atas Cape Verde. Meski tersingkir, tim asal Afrika itu tampil penuh semangat dan bisa memberikan perlawanan sengit kepada sang juara memperkuat hingga peluit akhir berbunyi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu sosok nan paling menonjol adalah Vozinha. Penampilannya di bawah mistar gawang membikin lini serang Argentina beberapa kali frustrasi berkah serangkaian pengamanan gemilang.
Meski kebobolan tiga gol, tindakan heroik Vozinha mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk Lionel Messi.
Usai pertandingan, Vozinha menghampiri kapten Argentina tersebut. Momen nan awalnya diperkirakan hanya sebatas bersalaman berubah menjadi pengalaman nan tak terlupakan setelah Messi memeluknya dan memberikan pujian.
"Saya menghampiri Messi setelah pertandingan. Dia memeluk saya dan berkata, 'Kamu hebat. Rakyat mu kudu bangga padamu.' Itu adalah momen nan luar biasa bagi saya," ungkap Vozinha.
Bagi kiper sekaligus kapten Cape Verde itu, ucapan dari pemain sekelas Messi mempunyai makna nan sangat besar.
"Mendengar kata-kata seperti itu dari seseorang seperti Leo Messi sangat berfaedah bagi saya. Saya berterima kasih kepadanya dan berkata, 'Terima kasih, Leo. Kamu adalah nan terbaik,'" kata Vozinha.
Momen hangat keduanya bersambung ketika Vozinha meminta berganti jersey dengan Messi. Permintaan tersebut langsung disambut positif oleh peraih delapan Ballon d'Or itu.
"Saya bertanya apakah kami bisa berganti jersey. Leo mengatakan dia bakal memberikannya kepada saya di lorong pemain setelah sesi wawancara selesai," kata Vozinha.
Bagi Vozinha, pengalaman tersebut bakal menjadi kenangan nan tak pernah pudar.
"Momen-momen seperti ini bakal selalu terukir di dalam hati selamanya," ucap Vozinha.
(rhr/rhr)
Add
as a preferred source on Google

1 hari yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·