Waspada Pemicu Batu Ginjal Selain Kurang Minum Air Putih

22 jam yang lalu 3
Waspada Pemicu Batu Ginjal Selain Kurang Minum Air Putih Ilustrasi(magnific)

BATU ginjal sering kali dianggap hanya disebabkan oleh kurangnya konsumsi air putih. Namun, riset terbaru menunjukkan bahwa pola makan sehari-hari memegang peranan krusial dalam pembentukan kristal di saluran kemih.

Menurut Harvard Health Publishing, batu ginjal terbentuk ketika zat-zat seperti kalsium, oksalat, dan asam urat mengendap di dalam urine hingga mengkristal dan menimbulkan nyeri hebat.

Kondisi ini merupakan gangguan saluran kemih nan umum terjadi, tetapi risikonya dapat ditekan secara signifikan melalui pengaturan asupan nutrisi nan tepat.

Garam dan Gula: Ancaman Tersembunyi

Makanan tinggi natrium alias garam menjadi salah satu pemicu utama lantaran kemampuannya meningkatkan kadar kalsium dalam urine. Hal ini memperbesar akibat terbentuknya batu ginjal jenis kalsium oksalat. Selain garam dapur, sumber natrium tinggi banyak ditemukan pada produk olahan dan makanan sigap saji.

Tidak hanya garam, konsumsi gula tambahan juga terbukti berbahaya. Sebuah penelitian dalam Frontiers in Nutrition nan dikutip Harvard Health mengungkapkan hubungan signifikan antara asupan gula dan akibat batu ginjal.

Faktor Risiko Dampak pada Tubuh Sumber Makanan Umum
Tinggi Natrium (Garam) Meningkatkan kalsium dalam urine Mi instan, daging olahan, camilan kemasan, makanan kaleng.
Gula Tambahan Meningkatkan akibat hingga 88% (jika asupan >25% kalori harian) Minuman bersoda, sirup, permen, es krim, kue.
Protein Hewani Berlebih Menaikkan masam urat & menurunkan sitrat (penghambat kristal) Daging merah, unggas, makanan laut, telur.

Protein Hewani dan Makanan Tinggi Oksalat

Konsumsi protein hewani secara berlebihan, seperti daging merah dan makanan laut, dapat memicu kenaikan kadar masam urat sekaligus menurunkan kadar sitrat dalam urine. Padahal, sitrat adalah unsur alami nan berfaedah menghalang pembentukan kristal.

Di sisi lain, beberapa makanan sehat seperti bayam, bit, cokelat, dan teh mengandung oksalat tinggi. Bagi perseorangan nan rentan, makanan ini perlu dikonsumsi dengan bijak.

Para mahir menyarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi oksalat berbarengan dengan sumber kalsium alami seperti yogurt alias keju guna membantu mengikat oksalat di usus sebelum mencapai ginjal.

Tips Pencegahan Menurut Harvard Health:

  • Jaga hidrasi dengan minum air putih nan cukup agar urine tetap encer.
  • Penuhi kebutuhan kalsium harian dari sumber makanan alami.
  • Batasi konsumsi garam dan gula tambahan secara ketat.
  • Perbanyak konsumsi buah sitrus (lemon/jeruk) nan kaya sitrat alami.

Dengan menerapkan pola makan seimbang dan menjaga asupan cairan, akibat pembentukan batu ginjal dapat diminimalisasi, sekaligus menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah tetap stabil. (Harvard Health/Z-1)

Selengkapnya