sejumlah senjata nan diamankan Polisi dari sekolah di Jakarta Selatan(Sosial media X)
YAYASAN sekolah swasta di area Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel) membantah dugaan keterlibatan pembimbing mengenai penemuan sebanyak 995 pucuk senjata, VCD porno serta narkoba.
Kuasa Hukum Yayasan Hermawanto menampik ratusan sejata nan ditemukan di sekolah di Jaksel itu telah disimpan sejak 2021 untuk keperluan aktivitas ekstrakurikuler.
Ia menjelaskan para pembimbing di sekolah tersebut sudah bekerja lama. Ia menegaskan tak pernah ada ekstrakulikuler menembak.
"Kami tanya kepada guru-guru nan sudah lama di sini. nan sudah bekerja sejak tahun 2011, 2010 kan rata-rata ini guru-guru sudah lama. Semua menyatakan tidak pernah ada ekstrakurikuler menembak," kata dia di Jakarta, Jumat (7/8).
"Kami berani pastikan sampai hari ini kami tidak ada info ada pembimbing nan terlibat," ucap dia.
Adapun pihak nan mengetahui asal-usul senjata di sekolah tersebut, ujar dia, kemungkinan pengurus lama yayasan. Ia mengatakan laki-laki berinisial IW mempunyai akses ke ruangan tersebut.
"Mungkin Pak Ketua nan sudah kami berhentikan. Karena kunci pun di tangan mereka," terang dia.
Seperti diberitakan, Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan senjata airsoft gun, senapan angin, satu pucuk senjata api, dan peralatan bukti lain ialah narkotika dari penyimpanan salah satu yayasan sekolah di area Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Ant/H-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·