15 Hektare Lahan Sawit di Cikelet Garut Terbakar

2 jam yang lalu 3
15 Hektare Lahan Sawit di Cikelet Garut Terbakar Petugas campuran dari TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, dan penduduk saat melakukan proses pemadaman di lahan sawit PT Condong, Kecamatan Cikelet, Garut.(MI/Kristiadi )

APARAT campuran dari Polsek Cikelet, Koramil, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Jawa Barat, berjibaku memadamkan kebakaran lahan di area perkebunan kelapa sawit milik PT Condong. Insiden tersebut menghanguskan sedikitnya 15 hektare lahan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan tersebut.

Kebakaran tepatnya terjadi di Area Afdeling Gataga, Blok Cicalung Datar Kolasi, Kampung Tarisi, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Kapolsek Cikelet, Iptu Aktas Komalsyah, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan awal dari Kepala Bagian Afdeling Gataga mengenai munculnya titik api di letak tersebut.

"Berdasarkan keterangan saksi, ialah Kepala Bagian Afdeling Gataga, Ridwan, berbareng Humas PT Condong Garut, Uu, api muncul tiba-tiba dari arah nan belum diketahui. Kobaran api kemudian tertiup angin kencang sehingga sigap merambat dan membakar areal seluas 15 hektare," ujar Iptu Aktas Komalsyah, Jumat (24/7).

Dalam upaya pemadaman, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Garut dikerahkan ke lokasi, dibantu dua unit mobil pemadam milik perusahaan. Proses pemadaman juga melibatkan personel TNI (Babinsa) serta penduduk setempat nan menggunakan perangkat manual untuk menyekat api agar tidak meluas ke lahan lainnya.

Iptu Aktas menambahkan, meski api saat ini sudah sukses dipadamkan, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan intensif untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Petugas tengah mendalami beragam kemungkinan, mulai dari aspek kelalaian manusia hingga aspek alam.

"Kepolisian tengah melakukan penyelidikan apakah ada dugaan unsur kesengajaan dibakar, akibat puntung rokok, alias lantaran aspek alam seperti gesekan alang-alang kering nan menimbulkan percikan api," jelasnya.

Hingga saat ini, pihak perusahaan tetap melakukan pendataan mengenai total kerugian material nan dialami. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kepolisian pun mengimbau masyarakat di sekitar area perkebunan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan tidak melakukan pembakaran sampah alias aktivitas lain nan berisiko memicu kebakaran lahan di musim kering. (AD/E-4)

Selengkapnya