Anggaran Bangun 100 Sekolah Rakyat Tahun Depan Capai Rp26,3 Triliun

14 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan sebagian besar anggaran 2027 untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Program tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan.

"Pembangunan Sekolah Rakyat tahap 3 dialokasikan sebesar Rp26,301 triliun untuk pembangunan 100 unit Sekolah Rakyat dan sebagian duit muka Sekolah Rakyat tahap 4," kata Pelaksana Tugas Dirjen Prasarana Strategis Kuswarda dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI, Senin (6/7/2026).

Selain Sekolah Rakyat, pemerintah juga mengalokasikan biaya Rp2,5 triliun untuk revitalisasi sekolah keagamaan serta anggaran rehabilitasi pascabencana di Sumatera. Ketiga program tersebut menjadi konsentrasi utama penggunaan pagu sugestif Direktorat Jenderal Prasarana Strategis tahun depan.

"Program sekolah keagamaan memperoleh alokasi Rp2,5 triliun untuk revitalisasi sekitar 471 unit sekolah keagamaan tahap 3. Sementara penanganan pascabencana memperoleh alokasi Rp1,156 triliun," sebut Kuswarda.

Sekolah RakyatSekolah Rakyat Foto: dok Istimewa

Selain mendukung pendidikan, anggaran juga digunakan menyelesaikan sejumlah proyek lanjutan seperti perguruan tinggi, rumah sakit, pasar, stadion, tempat ibadah, area cagar budaya, hingga shelter tsunami.

"Melalui penyelenggaraan ketiga program tersebut, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis mendukung upaya percepatan penyelenggaraan prioritas nasional sekaligus meningkatkan akses jasa dasar dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana," ujarnya.

Meski demikian, kebutuhan anggaran Direktorat Jenderal Prasarana Strategis sebenarnya mencapai Rp50,876 triliun sehingga tetap terdapat selisih nan belum terpenuhi dibanding pagu sugestif nan diterima.

"Kebutuhan anggaran Direktorat Jenderal Prasarana Strategis sebesar Rp50,876 triliun dengan pagu sugestif sebesar Rp31,533 triliun alias sekitar 62% dari kebutuhan anggaran," kata Kuswarda.

(fys/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya