BPBD Kaltim Perketat Pencegahan Karhutla Lewat Satelit dan Laporan Warga

4 jam yang lalu 5
BPBD Kaltim Perketat Pencegahan Karhutla Lewat Satelit dan Laporan Warga Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin berupaya memadamkan kebakaran lahan di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Jumat (17/7/2026).(ANTARA/NOVA WAHYUDI)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur memperketat langkah pencegahan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di wilayah "Bumi Etam". Strategi ini dilakukan dengan memadukan pemantauan titik panas (hotspot) berbasis satelit dan optimasi peran aktif masyarakat dalam pelaporan awal dari lapangan.

"Kami mau memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas dan membahayakan lingkungan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Timur, Buyung Dodi Gunawan, di Samarinda, Sabtu (25/7/2026).

Dalam pengawasannya, BPBD Kaltim memanfaatkan sistem digital milik Kementerian Kehutanan untuk memantau pergerakan titik panas. Namun, info satelit tersebut tidak langsung dijadikan referensi tunggal. Petugas melakukan kajian mendalam untuk memastikan apakah indikasi hotspot telah berkembang menjadi titik api nyata (fire spot).

Buyung menjelaskan bahwa sinkronisasi info antara pemerintah provinsi dan wilayah menjadi kunci kecepatan eksekusi. Koordinasi intensif dijalin berbareng BPBD tingkat kabupaten dan kota untuk melakukan pengesahan aktual di lapangan agar tindakan pemadaman tepat sasaran.

Kolaborasi Teknologi dan Laporan Masyarakat

Selain mengandalkan teknologi, BPBD Kaltim menekankan pentingnya laporan langsung dari warga, terutama untuk menjangkau letak terpencil nan susah dipantau secara bentuk oleh petugas. Informasi awal dari masyarakat dinilai sangat berbobot dalam mendukung penanganan cepat.

"Kami mengombinasikan dua sisi strategi. Pertama, langkah preventif melalui sistem satelit. Kedua, laporan langsung masyarakat. Jika memandang kebakaran lahan, penduduk dapat segera menghubungi Call Center 112 agar info bisa langsung divalidasi dan ditindaklanjuti petugas piket," jelas Buyung.

Penanganan karhutla menjadi prioritas lantaran dampaknya nan multi-sektoral, mulai dari gangguan kesehatan pernapasan akibat kabut asap hingga ancaman terhadap kelestarian ekosistem dan kediaman satwa liar.

Status Siaga dan Wilayah Rawan

Sebagai antisipasi penurunan curah hujan, BPBD Kaltim telah menetapkan status siaga musibah kekeringan. Meski akibat karhutla saat ini dinilai tetap relatif rendah, penetapan status ini menjamin seluruh personel, armada pemadam, dan sistem mitigasi dalam kondisi siap operasi.

Laporan terbaru menunjukkan kejadian kebakaran lahan mulai terjadi nyaris setiap hari di beberapa daerah, meski skalanya tetap terkendali di bawah 5 hektare per kejadian. Pusat Data dan Informasi (Pusdating) BPBD Kaltim memetakan empat wilayah dengan tingkat kerawanan tertinggi, yaitu:

  • Kabupaten Berau
  • Kabupaten Kutai Timur (Kutim)
  • Kabupaten Kutai Barat (Kubar)
  • Kabupaten Paser

Informasi Penting: Masyarakat Kalimantan Timur diimbau segera melapor melalui Call Center 112 jika menemukan titik api di wilayahnya untuk mencegah kebakaran meluas.

Selengkapnya