ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Adapun, kesiapan beragam jenis BBM, mulai dari bensin, solar hingga avtur, dinilai tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan pihaknya terus bekerja-sama dengan Pertamina Group dalam menjamin penyediaan dan penyaluran BBM, baik subsidi maupun non subsidi.
"Sesuai kegunaan dan tugas kami, kami bekerja-sama dengan Pertamina Grup dalam rangka penyediaan dan penyiapan BBM, baik itu subsidi maupun non-subsidi," ujarnya Wahyudi Anas dalam aktivitas Energy Forum CNBC Indonesia, Jakarta dikutip Senin (29/6/2026).
Ia memerinci, untuk BBM jenis gasoline alias bensin, ketahanan stok nasional rata-rata berada di kisaran 20 hari. Sementara untuk BBM non subsidi, ketahanan stok mencapai 30 hingga 40 hari sehingga dinilai dalam kondisi nan baik.
Adapun untuk BBM jenis gas oil alias solar, stok nasional terus dijaga pada kisaran 18 hingga 20 hari. Menurut Wahyudi, pasokan solar tersebut berasal dari produksi dalam negeri sehingga tidak berjuntai pada impor.
"Selanjutnya untuk kategori gasoil nan kategori solar, ini nan populer, populis untuk di lapangan dan dikonsumsi banyak kendaraan-kendaraan untuk ekonomi di tingkat wilayah itu sama kondisinya. Kita terus jaga di antara sekitar 18-20 hari. Jadi sangat-sangat aman," ujarnya.
Selain itu, stok avtur juga berada dalam kondisi kondusif dengan ketahanan rata-rata mencapai 35 hingga 40 hari. Di sisi lain BPH Migas secara rutin berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga mengenai kondisi kilang, termasuk agenda pemeliharaan, kapabilitas produksi, hingga pengedaran BBM agar pasokan tetap terjaga di seluruh wilayah.
"Mana nan maintenance, mana nan terjadi normal produksi, mana nan split up dan produksi ini rata-rata juga bergantian. Termasuk jika kategori avtur, ini juga posisinya stoknya nyaris rata-rata di 35-40 hari cukup bagus," kata dia.
(pgr/pgr)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·