Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan

2 jam yang lalu 3

loading...

Afifatul Munawwaroh (33), penduduk Kecamatan Silo, Kabupaten Jember mengungkapkan mudahnya berobat dengan BPJS Kesehatan. Foto/SindoNews

JEMBER - Kemudahan jasa Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dirasakan Afifatul Munawwaroh (33), penduduk Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Afifatul dapat menjalani pengobatan dengan mudah, cepat, dan tanpa cemas biaya.

Afifatul mengatakan proses rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke rumah sakit melangkah lancar. Setelah diperiksa dokter, Afifatul langsung mendapat surat rujukan pada hari nan sama.

Petugas klinik juga menjelaskan alur rujukan dengan jelas. Hal itu membikin Afifatul lebih tenang saat menjalani proses manajemen dan pemeriksaan lanjutan.

Baca juga: Dirut BPJS Kesehatan Ungkap JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 3,5 Juta Pekerja

“Setelah mendapat rujukan, saya langsung menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Selama sekitar dua hingga tiga minggu saya menjalani pemeriksaan laboratorium sebelum operasi dijadwalkan. Semua tahapan pengobatan dijelaskan secara jelas dan terperinci, sehingga saya merasa lebih tenang dan tidak mengalami hambatan selama menjalani perawatan,” ungkap Afifatul, Jumat (24/7/2026).

Afifatul mengaku awalnya belum memahami alur pelayanan Program JKN dan mengira pengobatan kudu langsung dilakukan di rumah sakit. Setelah menjalani pemeriksaan di FKTP dan dirujuk sesuai kebutuhan medis, dia justru merasakan proses pelayanan nan mudah, cepat, dan tidak berbelit-belit.

Lihat video: BPJS Kesehatan Bangun Sistem Anti-fraud di Program JKN

“Awalnya saya mengira kudu langsung berobat ke rumah sakit. Namun setelah datang ke klinik, saya mendapat penanganan nan baik. Ketika memang diperlukan rujukan, prosesnya juga sigap dan jelas. Saya jadi lebih tenang lantaran memahami alur pelayanannya,” ungkapnya.

Selengkapnya