China Tembak Rudal di Laut Dekat RI, 3 Negara Ngamuk

9 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia- Militer China melakukan uji tembak rudal dari kapal selam nuklir ke Samudra Pasifik pada hari Senin (6/7/2026). Hal ini menuai kritik dan kekhawatiran dari tiga negara, Jepang, Australia, dan Selandia Baru.

Mengutip Reuters, nan melansir Xinhua, sebuah kapal selam nuklir Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) meluncurkan rudal nan membawa hulu ledak tiruan ke perairan internasional di Pasifik pada pukul 12.01 siang. Rudal tersebut, mendarat di "perairan nan ditentukan", tanpa memberikan perincian lebih lanjut tentang lokasinya.

"Peluncuran tersebut sebagai pengaturan rutin dari training militer tahunan China dan mengatakan bahwa itu tidak ditujukan terhadap negara alias sasaran tertentu," muat laman pemerintah tersebut.

Jepang mengatakan telah menerima pemberitahuan tentang peluncuran rudal tersebut. Tokyo mendesak China untuk mempertimbangkan kembali.

"Kami menyatakan keprihatinan mendalam kami atas peningkatan aktivitas militer China," kata Tokyo.

"Penjaga Pantai Jepang telah diberitahu pada hari Minggu oleh otoritas China tentang puing-puing luar angkasa nan jatuh nan dapat jatuh di dalam area ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang," tambahnya.

Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengatakan China telah memberi tahu pemerintah tentang uji coba nan direncanakan. Tetapi, Canberra mengatakan peluncuran tersebut "mengganggu stabilitas" area tersebut.

"Australia telah menjelaskan bahwa uji coba nan diusulkan ini berada dalam konteks peningkatan militer nan sigap oleh China, nan kurang transparan dan meyakinkan mengenai niat nan diharapkan oleh area tersebut," kata Wong kepada wartawan pada konvensi pers di ibu kota Fiji, Suva.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters mengatakan negara itu sangat prihatin dengan uji coba tersebut. Ia menambahkan bahwa mereka telah diberitahu "dalam beberapa jam" setelah peluncuran.

"Selandia Baru menganggap ini sebagai perkembangan nan tidak diinginkan dan mengkhawatirkan. Kami, seperti tetangga kami di negara-negara Pasifik lainnya, tidak tertarik pada China nan menggunakan Pasifik Selatan sebagai letak uji coba keahlian rudal," kata Peters dalam sebuah pernyataan.

China terakhir kali menguji coba rudal balistik antarbenua pada tahun 2024. Peluncuran langka ini menyoroti peningkatan keahlian militer negara tersebut.

Perlu diketahui, Samudra Pasifik berbatasan dengan wilayah RI. Terutama di wilayah bagian Timur, seperti Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan sebagian wilayah Maluku Utara )(Malut).

(sef/luc)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya