Kapal ke Banda Neira dari Ambon Kini Lebih Banyak 

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX
Kapal ke Banda Neira dari Ambon Kini Lebih Banyak  Sejumlah visitor mancanegara menikmati suasana di letak wisata Banda Neira, Maluku Tengah(ANTARA FOTO/FB Anggoro/tom.)

KAPAL dari Ambon menuju Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, lebih banyak. Kepala Cabang Pelni Ambon Ridwan Mandaliko di Ambon, Maluku, Senin (13/7) mengatakan tingginya minat masyarakat dan visitor menuju Banda Neira menjadi salah satu argumen Pelni terus meningkatkan jumlah kapal.

"Banda Neira mempunyai lokasi wisata nan bagus. Karena itu konektivitas kudu terus diperkuat agar mobilitas masyarakat maupun visitor semakin mudah," kata dia.

Perjalanan dari Ambon menuju Banda Naira saat ini menggunakan KM Labobar dengan waktu tempuh tujuh sampai delapan jam. Sedangkan untuk KM Pangrango memerlukan waktu sekitar 14 hingga 15 jam dan kapal perintis memerlukan waktu sekitar 16 hingga 17 jam.

Oleh lantaran itu, kata dia, Pelni mempertimbangkan kapal tambahan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan visitor menuju Banda Neira.

"Kami melakukan kajian apakah ke depan dibutuhkan kapal nan lebih sigap untuk menopang transportasi antara Ambon dan Banda maupun wilayah lainnya di Maluku," ungkap dia.

Pelni juga bakal menambah kapal nan melayani rute Maluku melalui pengoperasian kapal jenis 2.000 penumpang, ialah KM Umsini.

Selain mobilitas masyarakat dapat meningkat, dia berambisi pengedaran barang, aktivitas perdagangan, serta kebutuhan masyarakat di Banda dapat terpenuhi.

Okupansi penumpang menuju Banda Neira, terang Ridwan, terus menunjukkan peningkatkan. Ia menyebut KM Labobar, jumlah penumpang nan menuju Banda dapat mencapai sekitar 700 hingga 800 orang.

Sementara itu, KM Pangrango nan melayani rute Ambon-Banda mengangkut rata-rata 350 hingga 400 penumpang dalam setiap keberangkatan, dengan gelombang dua kali pelayaran setiap pekan.

Minat masyarakat menuju Banda Neira, terang dia, cukup tinggi. Selain masyarakat nan berjalan untuk berbisnis alias urusan keluarga, banyak juga visitor nan memanfaatkan kapal Pelni untuk berpiknik ke Banda Neira. (Ant/H-4)

Selengkapnya