Kreator Konten Aleta Novianda Sukses Bangun Personal Branding Jadi Reviewer Produk

1 jam yang lalu 2
Kreator Konten Aleta Novianda Sukses Bangun Personal Branding Jadi Reviewer Produk Ilustrasi(Dok Istimewa)

Di tengah ketatnya persaingan bumi digital, membangun personal branding menjadi salah satu tantangan terbesar bagi para kreator konten. Namun bagi Aleta Novianda, setiap pencapaian nan diraihnya saat ini merupakan hasil dari proses panjang nan penuh perjuangan. Perempuan berjulukan original Novitasari itu mengaku tak pernah terlalu memikirkan cibiran orang lain sejak pertama kali memutuskan menjadi content creator.

Lahir di Bogor pada 22 Maret 2005, Aleta mulai mengenal bumi konten digital ketika tetap duduk di bangku SMK pada 2022. Saat itu, media sosial belum menjadi pekerjaan nan dipandang menjanjikan oleh banyak orang. Ketika teman-temannya lebih konsentrasi pada aktivitas sekolah, Aleta justru menghabiskan waktu luangnya untuk merekam dan mengedit video menggunakan ponsel Android jadul.

Keputusannya tersebut rupanya tidak mendapat support dari lingkungan sekitar. Ia mengaku sering menerima hinaan dari teman-teman sekolah. Hobinya membikin video dianggap berlebihan, apalagi tak jarang dia dicap “alay” hingga sempat dikucilkan lantaran dinilai terlalu mau mencari perhatian di media sosial.

Alih-alih menyerah, Aleta memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang.

“Saya sudah terbiasa mendengar komentar negatif sejak awal membikin konten. Kalau waktu itu saya berakhir lantaran omongan orang lain, mungkin saya tidak bakal berada di titik seperti sekarang. Jadi saya memilih konsentrasi memperbaiki diri daripada sibuk memikirkan penilaian orang,” ungkap Aleta.

Keputusan itu menjadi titik awal perjalanan kariernya di bumi digital. Dengan peralatan nan sangat sederhana, Aleta terus belajar memahami langkah membikin video nan menarik, teknik berbincang di depan kamera, hingga memahami karakter audiens di TikTok.

Perlahan, kerja kerasnya mulai membuahkan hasil. Video-video nan diunggah sukses masuk laman For You Page (FYP) dan menjangkau lebih banyak pengguna. Gaya penyampaian nan sederhana, jujur, dan mudah dipahami membikin kontennya mulai mendapat perhatian, terutama dari para pecinta skincare.

Tak memerlukan waktu lama, beragam brand kecantikan mulai menghubunginya untuk menjalin kerja sama. Dari situlah Aleta mulai dikenal sebagai pembuat nan konsisten menghadirkan review produk skincare dengan style penyampaian nan natural dan mudah dipahami.
Menurut Aleta, membangun individual branding bukan sekadar mengejar jumlah pengikut alias membikin konten nan viral. Hal terpenting adalah mempunyai identitas nan jelas sehingga masyarakat mengenali karakter konten nan dibuat.

“Sejak awal saya memang mau dikenal sebagai pembuat nan membahas skincare dengan jujur. Saya tidak mau hanya ikut tren sesaat. Kalau penonton sudah percaya, itu jauh lebih berbobot daripada sekadar viral sekali,” tuturnya.

Konsistensi tersebut membawa perkembangan nan cukup pesat. Menjelang akhir 2022, akun TikTok @aletaanovianda sukses menembus sekitar 300 ribu pengikut, sementara Instagramnya mencapai lebih dari 100 ribu followers.

Memasuki awal 2023, Aleta mulai merambah bumi affiliate TikTok Shop. Lewat konten review skincare dan rekomendasi OOTD fashion, dia sukses menarik perhatian jutaan pengguna media sosial sekaligus dipercaya oleh beragam merek besar.

Penghasilannya dari bumi digital pun meningkat pesat. Di usia 18 tahun, Aleta sukses membeli Nissan Livina dan Toyota Agya secara tunai. Ia juga membangun dua rumah kontrakan sebagai investasi, merenovasi rumah orang tuanya, serta melengkapi seluruh kebutuhan produksi kontennya menggunakan hasil kerja kerasnya sendiri. 

“Bagi saya, pencapaian terbesar bukan soal kendaraan alias nomor penghasilan. nan paling membahagiakan adalah ketika saya bisa membantu orang tua dan membuktikan bahwa keputusan saya dulu tidak sia-sia,” katanya.

Perjalanan Aleta kembali menghadapi tantangan ketika TikTok Shop resmi ditutup pada Oktober 2023. Banyak affiliator kehilangan salah satu sumber pendapatan utama. Namun kondisi tersebut tidak membuatnya berakhir berkarya.

Ia mulai memperluas aktivitasnya melalui live streaming dan lebih konsentrasi membangun konten review skincare nan dipadukan dengan daily life. Di masa itulah dia juga semakin sering bekerja-sama dengan AldiTV, YouTuber sekaligus gamers nan sekarang menjadi suaminya.

Kehadiran AldiTV membawa warna baru dalam perjalanan kontennya. Selain tetap aktif mengulas beragam produk skincare, Aleta juga mulai menghadirkan konten daily life couple vlog nan memperlihatkan keseharian mereka secara natural. Kombinasi tersebut mendapat sambutan positif dari para pengikutnya.

Kini akun TikTok @aletaanovianda telah mempunyai sekitar 2,4 juta pengikut, sementara Instagramnya diikuti lebih dari 339 ribu pengguna. Bersama sang suami, Aleta juga mengembangkan kanal YouTube Aldi Dan Aleta sekaligus merintis upaya aksesori gaming berjulukan Sarung Jempol Pro (SJPRO), nan dalam waktu sekitar dua bulan telah mencatat penjualan lebih dari 10 ribu produk.

Meski telah meraih beragam pencapaian, Aleta mengaku tetap terus belajar untuk meningkatkan kualitas kontennya. Ia percaya media sosial bakal terus berkembang sehingga seorang pembuat kudu bisa beradaptasi tanpa kehilangan identitas nan telah dibangun.

“Personal branding itu dibangun dari konsistensi. Jangan terlalu sibuk mengikuti semua tren sampai lupa siapa diri kita. Ketika orang percaya dengan karakter nan kita punya, mereka bakal terus mengikuti perjalanan kita,” ujar Aleta.

Bagi Aleta Novianda, perjalanan dari seorang siswi SMK nan pernah dicap “alay” hingga menjadi reviewer produk dengan jutaan pengikut menjadi bukti bahwa keberanian untuk memulai, ketekunan, dan konsistensi bisa mengubah cibiran menjadi sebuah peluang. Kisahnya pun menjadi inspirasi bahwa individual branding tidak dibangun dalam semalam, melainkan melalui proses panjang nan dijalani dengan penuh komitmen dan kerja keras.

Selengkapnya