MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (kanan).(Dok. Antara)
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan bahwa mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, diminta oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai majelis pengawas di lembaga tersebut.
Prasetyo menjelaskan bahwa penunjukan tersebut merupakan kemauan langsung dari Presiden. Pengalaman Nanik dinilai tetap sangat dibutuhkan untuk mendukung keahlian Badan Gizi Nasional ke depan.
"Ya itu kan permintaan, ya alias permohonan dari Bapak Presiden lantaran pengalaman beliau dirasa tetap bisa untuk membantu BGN," ujar Prasetyo saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/7).
Kajian Regulasi Dewan Pengawas
Terkait payung norma pembentukan majelis pengawas, Prasetyo mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mengkaji perlunya pembaruan regulasi. Saat ini, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2024 tentang BGN nan mengatur Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) belum mencantumkan nomenklatur "dewan pengawas" secara eksplisit, melainkan hanya "dewan pengarah".
Meski demikian, Prasetyo menilai perbedaan istilah tersebut tidak menjadi hambatan prinsipil selama fungsinya melangkah efektif. "Sebenarnya maknanya bisa jadi sama, ya, majelis pengarah maupun majelis pengawas dalam perihal menjalankan tugasnya. nan krusial kelak fungsinya," tambahnya.
Alasan Pengunduran Diri Nanik
Sebelumnya, Nanik S. Deyang secara resmi mengundurkan diri dari posisi Kepala BGN. Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, telah mengonfirmasi pengunduran diri tersebut pada Rabu (22/7) pagi.
Melalui pernyataan di media sosialnya, Nanik mengungkapkan bahwa argumen utama dirinya mundur adalah untuk konsentrasi pada pengobatan jantung di luar negeri. Namun, dia menyatakan tetap diminta Presiden untuk mengawasi jalannya BGN.
"Kemungkinan Presiden bakal membentuk majelis pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua majelis pengawasnya," tulis Nanik dalam unggahannya.
Kepemimpinan Baru BGN
Menyusul pengunduran diri Nanik, Presiden Prabowo Subianto telah melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN nan baru pada Rabu (22/7) sore. Sudaryono menyatakan menyambut baik rencana pembentukan majelis pengawas untuk memperkuat tata kelola lembaga.
"Ada majelis pengawas menurut saya lebih baik, ditambah pengawas-pengawas swasta. Kalau ada hal-hal nan enggak benar, ya, boleh untuk dilaporkan. Jadi, saya membuka diri untuk segala inisiatif," kata Sudaryono. (Ant/H-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·