Nashwa dan Tahta Sabet Sinok Sitong Kota Tegal 2026

1 jam yang lalu 2
Nashwa dan Tahta Sabet Sinok Sitong Kota Tegal 2026 Nashwa dan Tahta diapit Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dan istri, Gadis Sefhi Febriana Dedy Yon.(MI/Supardji Rasban)

NASHWA Permana Satriani Putri dari Universitas Diponegoro dan Tahta Ardi Saputra dari SMA Negeri 3 Tegal, Jawa Tengah, sabet sekaligus dinobatkan sebagai Sinok dan Sitong Kota Tegal Tahun 2026 pada Grand Final Pemilihan Sinok Sitong Kota Tegal nan digelar di Shangri-la Sand Convention Hall, Jumat (24/7) malam.

Sinok Sitong adalah panggilan untuk anak wanita dan Sitong panggilan untuk anak laki-laki dalam Bahasa Tegal-Brebesan. Kalau di Betawi sebutannya Abang dan Nona, nan biasa dilakukan dalam arena pemilihan Abang dan Nona.

Malam puncak pemilihan berjalan meriah. Riuh support para suporter bergaung di dalam ruangan setiap kali para finalis tampil menunjukkan keahlian terbaiknya. 

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal, Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono, serta tamu undangan lainnya.

Selain menetapkan pemenang utama, majelis juri juga memilih Raihan Adinov Al-Baihaqi (SMA Negeri 5 Tegal) dan Maria Theresia Putri Duling (SMA Pius Tegal) sebagai Wakil I, Muh. Agung Miftahudin (BRI Cabang Tegal) dan Arin Raski Nur Maulida (SUPM Tegal) sebagai Wakil II, sementara itu Ramzi Dwi Wahyudin (SMK YPT Tegal) dan Safira Cut Syifa (SMA Negeri 1 Tegal) sebagai Harapan I, Akhtar Fauzy Arfin (SMA Negeri 3 Tegal) dan Adinda Amellia Rahmadani (SMK Negeri 3 Tegal) sebagai Harapan II, serta Fahmi Alimuddin (MAN Kota Tegal) dan Putri Ajeng Apriana (BRI Cabang Tegal) sebagai Harapan III. 

Seluruh finalis dinilai telah menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta wawasan nan baik dalam mempromosikan potensi pariwisata dan budaya Kota Tegal selama rangkaian seleksi hingga malam grand final.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyampaikan arena Sinok Sitong bukan sekadar pemilihan duta wisata, melainkan wadah lahirnya generasi muda nan mempunyai integritas, kecerdasan, karakter, kreativitas, dan kepedulian terhadap kemajuan Kota Tegal.

"Sinok Sitong bukan hanya penyandang gelar duta wisata, tetapi juga menjadi representasi generasi muda Kota Tegal nan mempunyai wawasan luas, keahlian komunikasi nan baik, penguasaan teknologi informasi, kecintaan terhadap budaya lokal, serta semangat untuk terus berinovasi," terang Dedy.

BUTUH SDM PARIWISATA
Menurut Dedy, sektor pariwisata saat ini memerlukan sumber daya manusia nan bisa menjadi wajah wilayah sekaligus membangun gambaran positif Kota Tegal. Karena itu, para Sinok Sitong diharapkan bisa menjadi content creator nan positif, storyteller nan inspiratif, serta ambassador nan aktif mempromosikan destinasi wisata, budaya, kuliner, hingga ekonomi imajinatif Kota Tegal melalui beragam platform digital.

"Saya membujuk para finalis Sinok Sitong untuk tidak berakhir setelah malam penobatan ini. Jadikan gelar nan diperoleh sebagai awal pengabdian kepada daerah. Jadilah generasi nan bisa menginspirasi, menjaga nilai-nilai budaya, mencintai identitas lokal, sekaligus berani bersaing di tingkat regional maupun nasional," terang Dedy.

Sesaat setelah dinobatkan menjadi Sitong Kota Tegal 2026, Tahta menyampaikan bahwa dia merasa sesuatu nan luar biasa lantaran dari seratusan peserta nan mendaftar, dia ternyata  bisa lolos sampai di grand final dan terpilih menjadi Sitong Kota Tegal 2026.

Tahta menambahkan saat  mengemban sebagai Sitong Kota Tegal pihaknya kedepan bakal berinovasi mencoba memulai dari wisata-wisata nan jarang."ibarat hidden gem alias tetap belum terlalu banyak diurus sama pemerintah ataupun sama orang-orang, jadi biar bisa merata gitu untuk semua wisata di kota Tegal", tutur Tahta.

Tahta berambisi semua remaja, bukan hanya Sinok dan Sitong saja, namun semua remaja itu bisa terinspirasi untuk berprestasi dan bisa mewariskan kebudayaan-kebudayaan di Kota Tegal sehingga Kota Tegal bisa menjadi lebih makmur dan budayanya tetap terjaga.

BANGGA DAN BERSYUKUR
Seperti Tahta, pemenang Sinok Kota Tegal 2026, Nashwa menyampaikan emosi bangga dan berterima kasih kepada Allah SWT lantaran sudah dibawa sejauh ini dan dipercayai diberikan amanah untuk menjadi wakil Kota Tegal.

Nashwa menyebut lantaran saat ini berada di era digitalisasi, maka dia berbareng Sitong Kota Tegal 2026 bakal bekerja sama dengan para Sinok Sitong nan lain dan komponen nan ada untuk memajukan pariwisata dan promosi pariwisata Kota Tegal agar bisa dikenal dunia.

"Saya percaya kemenangan ini bukan apa-apa tanpa support kalian para penduduk masyarakat Kota Tegal, dalam memajukan pariwisata lantaran pariwisata dimulai dari kita," ujar Pemenang Sinok 2026.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tegal, Dian Eka Kusumawardhani, berterima kasih penyelenggaraan malam puncak pemilihan Duta Wisata Sinok Sitong Kota Tegal tahun 2026 berjalan dengan lancar dan meriah.

“Akhirnya regenerasi untuk Duta Wisata Kota Tegal terus terjaga dan terpilih malam ini Sinok Nashwa dan Sitong Takhta menjadi Sinok Sitong Kota Tegal tahun 2026,” tutur Dian nan juga mengapresiasi  kelancaran 16 finalis dalam mengikuti kejuaraan di tahun ini.

Pada penyelenggaraan aktivitas tersebut, Wali Kota Tegal, memberi kejutan dengan mendatangkan Charly Van Houten nan membawakan beberapa lagu andalannya.(E-2)

Selengkapnya