PDIP Jatim Ajak Anak Muda Sampaikan Gagasan Masa Depan

1 jam yang lalu 3
PDIP Jatim Ajak Anak Muda Sampaikan Gagasan Masa Depan Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah(Dok PDI Perjuangan Jatim)

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur kembali menggelar forum perbincangan berjudul RedTalks sebagai wadah untuk menyerap aspirasi, gagasan, serta pandangan kritis generasi muda. Forum nan telah memasuki tahun kedua ini dijadwalkan berjalan di Malang Creative Center pada Sabtu (25/7/2026).

Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah, menjelaskan bahwa penyelenggaraan RedTalks didasari oleh dinamika perkembangan generasi Y, Z, dan generasi awal Alpha nan hidup di tengah disrupsi teknologi digital. Menurutnya, pola komunikasi terhadap anak muda saat ini kudu mengedepankan pendekatan nan terbuka dan dialogis.

"Anak-anak muda masa sekarang bisa jauh lebih kritis mencerna keadaan karena mereka bisa membandingkan dengan situasi di beragam wilayah. Melalui RedTalks, kami mau mendengar bunyi anak muda sebagai bunyi idealisme nan murni," ujar Said dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/7/2026).

Forum RedTalks tahun ini mengusung tema "Indonesia Punya Kita". Diskusi ini dirancang untuk membedah khayalan generasi muda mengenai masa depan bangsa, tantangan perekonomian, kebebasan akademik, hingga ruang kreatif, serta kritik terhadap perilaku antargenerasi.

Guna memantik obrolan nan interaktif, panitia menghadirkan jejeran pembicara dari latar belakang akademisi, komika, hingga ketua organisasi mahasiswa.

Beberapa narasumber nan dijadwalkan datang antara lain akademisi FEB Universitas Brawijaya Dr. Selvi Asna Prestianawati, akademisi Fisip Universitas Airlangga Dr. Suko Widodo, serta komika Abdel Achrian dan Dewangga.

Said membujuk seluruh komponen pemuda dan mahasiswa di area Malang Raya untuk datang dan memanfaatkan ruang perbincangan ini secara aktif demi menyampaikan pendapat maupun kegelisahan mereka.

Ia menegaskan bahwa kepemilikan atas masa depan Indonesia berada di tangan seluruh rakyat, khususnya generasi muda, dan bukan milik segelintir elite politik maupun ekonomi. (H-2)

Selengkapnya