Pengusaha Elektronik Lokal Teriak Diserang Produk Impor Pakai Cara Ini

58 menit yang lalu 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Pelaku industri elektronik menilai perkembangan platform digital menghadirkan tantangan baru bagi produsen dalam negeri. Produk impor sekarang dapat langsung dijual kepada konsumen tanpa melalui rantai pengedaran nan selama ini dijalankan pelaku upaya lokal.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komoditi Elektronik (Apkonik) Deny Irawan mengatakan persoalan tersebut berangkaian erat dengan semakin derasnya arus peralatan impor ke Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut membikin persaingan nilai menjadi semakin susah dihindari.

"Ketika impor ini banyaknya sekali nan masuk dengan siklus nan memang tidak ada batasan, dari produsen langsung ke tangan pembeli. Jadinya nggak ada siklusnya lagi," kata Deny, Senin (27/7/2026).

Kondisi tersebut membikin pelaku industri domestik kudu bekerja lebih keras menjaga daya saing. Selain menghadapi nilai nan lebih murah, produsen lokal juga tetap kudu menanggung biaya produksi dan memenuhi beragam izin nan berlaku.

"Produsen-produsen apalagi nan impor ini juga langsung masuk ke platform digital. Jadinya untuk pelaku upaya domestik, industri domestik juga ini mengalami kesulitan," ujarnya.

Deny berambisi pemerintah ikut mengambil langkah untuk menciptakan persaingan nan lebih seimbang di platform digital. Menurutnya, kerjasama antara pemerintah dan pelaku upaya menjadi kunci agar industri elektronik tetap berkembang.

"Kita butuh kerjasama mungkin dari pemerintah lagi untuk bisa mengantisipasi perihal tersebut alias mengantisipasi perihal ini," sebut Deny.

(fys/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya