Perkuat Ketahanan Energi, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

20 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan daya nasional. Untuk itu, PGN mencari sumber-sumber pasokan baru nan non-konvensional dengan melaksanakan beberapa program gasifikasi dari molekul-molekul gas dan juga sumber-sumber pasokan nan ada.

Salah satu inisiatif nan tengah dilakukan adalah pemanfaatan Coalbed Methane (CBM) alias gas berbasis batubara nan dapat dimanfaatkan untuk dapat dijadikan gas methane dan menambah pasokan bagi PGN.

Bagi PGN, pengembangan CBM di Tanjung Enim berpotensi membuka ruang monetisasi sumber daya gas non-konvensional domestik nan selama ini belum optimal. Inisiatif ini juga dapat menjadi salah satu opsi diversifikasi pasokan gas domestik bagi PGN untuk mendukung kebutuhan industri dan pembangkit. Berdasarkan info Ditjen, potensi CBM di Tanjung Enim diperkirakan mencapai sekitar 9,7 TCF OGIP alias Original Gas in Place, dengan perkiraan nilai potensi gas sekitar US$15,4 miliar.

PGN menegaskan kesiapan teknis maupun komersial melalui penyusunan skema pemanfaatan gas bumi nan ada, dengan sasaran penyaluran nan diproyeksikan tumbuh secara berjenjang mulai dari 1 MMSCFD hingga mencapai 25 MMSCFD.

PGN menerima kunjungan kerja dari Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman beserta jejeran di Stasiun Penerima Gas (SPG) dan Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pagardewa. Dalam kesempatan tersebut, Kantor Staf Presiden (KSP) datang untuk memastikan seluruh program prioritas nasional melangkah secara efektif dan tepat sasaran, terutama program nan berangkaian erat dengan ketahanan energi, peningkatan kapabilitas produksi domestik, serta pengurangan ketergantungan terhadap impor energi.

Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan bahwa percepatan proyek pengembangan pemanfaatan CBM menjadi perhatian berbareng lantaran mempunyai nilai strategis bagi kepentingan nasional. Menurutnya, meskipun tetap terdapat sejumlah aspek manajemen nan perlu diselesaikan, termasuk penyesuaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), seluruh pihak telah menyepakati pentingnya percepatan penyelesaian sesuai ketentuan nan berlaku. KSP mendorong penyelesaian halangan lintas sektor agar pengembangan Gas Metana Batubara dari wilayah Muara Enim ini dapat segera masuk tahap komersialisasi, dimana penyelesaian manajemen tetap kudu mengikuti sistem dan ketentuan nan berlaku.

Direktur Utama PGN Arief K. Risdianto menyampaikan apresiasi atas support dari KSP terhadap upaya PGN dalam rangka penguatan gas bumi domestik dan mengurangi impor daya nasional. Terutama, memimpin solusi dalam mengatasi kendala-kendala dalam pengembangan prasarana gas bumi di wilayah Pagardewa dan sekitarnya.

Selain coal-bed methane (CBM), PGN juga mencoba meraih potensi pasokan dari biomethane nan berasal dari limbah kelapa sawit dan Synthetic Natural Gas (SNG). Potensi pasokan dari ketiga sumber ini sangat besar di Sumatera Selatan.

"Dalam upaya menjaga kestabilan pasokan sekaligus memanfaatkan sumber daya alam nan tersedia di Sumatera Selatan, PGN melaksanakan pengembangan prasarana injection point. Infrastruktur ini sebagai titik pengumpul gas, di mana gas nan berasal dari tiga pasokan, baik dari coalbed methane, dari biomethane ataupun juga sumber lainnya bakal dikumpulkan nan kemudian bakal masukkan ke dalam pipa transmisi nan sudah ada," jelas Arief dalam keterangan resmi, Senin (6/7/2026).

Integrasi prasarana berbasis pipeline dan non-pipeline menjadi kunci utama efektivitas penyerapan daya ini. Dengan rekam jejak nan solid serta portofolio prasarana gas bumi nan luas sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN siap menjalankan peran strategisnya sebagai jembatan utama antara titik sumber pasokan gas dengan masyarakat, dengan tetap tetap mematuhi prinsip tata kelola perusahaan nan baik (GCG).

Kendati kesiapan operasional, PGN menggarisbawahi bahwa percepatan proyek strategis ini memerlukan support dari seluruh stakeholder. Oleh lantaran itu, PGN menilai support dari KSP memegang peranan krusial dalam menjembatani komunikasi antar pemangku kepentingan agar koordinasi dapat melangkah lebih taktis dan efektif, serta selaras dengan peran masing-masing pihak serta tindak lanjut nan jelas di setiap lini.

"PGN menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk terus mengawal kebijakan Pemerintah. Dari wilayah Muara Enim dan Pagardewa, PGN berkeinginan menghadirkan solusi daya domestik nan bersih, andal, dan memberikan multiplier effect nan luas bagi masyarakat dan berkontribusi pada perekonomian daerah," tutur Arief.

(rah/rah)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya