Jakarta, CNBC Indonesia - BP Tapera menyelenggarakan aktivitas Akad Massal KPR Sejahtera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan Serah Terima Kunci serta Akad KUR Perumahan sebesar Rp880 Miliar. Acara ini bakal diselenggarakan pada tanggal 30 Juli 2026 mendatang di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, nan dijadwalkan bakal dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.
Akad massal KPR Subsidi bakal melibatkan sebanyak 62.000 calon debitur KPR Sejahtera FLPP nan tersebar lebih dari 100 titik di 36 Provinsi dan melibatkan 36 bank penyalur mitra kerja BP Tapera. Dari 62.000 calon debitur tersebut, sebanyak 200 calon debitur dihadirkan secara langsung di letak untuk melakukan akad, sedangkan 61.800 datang secara daring / online Debitur nan datang secara langsung berasal dari 10 bank mitra kerja penyalur FLPP, ialah BTN, BSN, BNI, Mandiri, BSI, BPD BJB, BPD Jateng, BPD Jateng Syariah, dan BPD DIY.
Sedangkan pada janji massal KUR Perumahan, total peserta janji sebanyak 7 100 debitur dengan rincian sisi permintaan (demand) sebanyak 6.873 debitur dan sisi penyedia (supply) sebanyak 227 debitur Dari jumlah tersebut, dihadirkan secara langsung sebanyak 200 debitur untuk melakukan akad.
Dari masing-masing kategori peserta janji tersebut, sebanyak 10 peserta dari tiap KPR Subsidi maupun KUR Perumahan bakal menerima kunci secara simbolis dari Presiden Calon debitur KPR Subisidi nan menerima simbolis berasal dari beragam macam profesi, baik nan mempunyai penghasilan tetap maupun tidak tetap (nonfix income) ialah dengan pekerjaan Pengemudi Ojek Online, Pemuka Agama, Asisten Rumah Tangga, Guru, Perawat, Anggota TNI & Polri, hingga Penjual Jamu. Sedangkan Penerima faedah pada KUR Perumahan berasal dari perseorangan maupun kalangan usaha.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho (tengah) dalam konvensi pers BP Tapera, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
"Kami terus berkoordinasi dengan Menteri PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) selaku Ketua Komite kami serta tim Kepresidenan RI. Dukungan penuh juga mengalir darı pihak pemerintah wilayah setempat, serta para mitra kerja kami, ialah Bank Penyalur serta para Asosiasi Pengembang Perumahan," kata Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho dalam konvensi pers BP Tapera, Jumat (24/7/2026).
Lebih lanjut Heru juga menyampaikan bahwa perhatian pemerintah terhadap sektor pembiayaan perumahan ini sangat besar, perihal tersebut terbukti dari dua aktivitas sebelumnya juga turut dihadiri oleh Presiden RI. Kegiatan janji massal sebelumnya pernah diselenggarakan di Cileungsi, Jawa Barat sebanyak 26.000 unit pada tanggal 29 September 2025 dan janji massal di Serang, Banten sebanyak 50.030 pada tanggal 20 Desember 2025
"Ini menjadi bukti bahwa Pemerintah meletakkan perhatian dalam menyediakan kediaman pertama bagi masyarakat, terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah," pungkas Heru.
(fys/wur)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
6







English (US) ·
Indonesian (ID) ·