Pramono Minta Satpam Penjaga Penyeberangan tak Dipecat, Soroti Alphard Berpelat Palsu

1 jam yang lalu 3
Pramono Minta Satpam Penjaga Penyeberangan tak Dipecat, Soroti Alphard Berpelat Palsu Ilustrasi(Antara)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar petugas keamanan (satpam) nan terlibat cekcok dengan pengemudi Toyota Alphard di area Bundaran HI tidak diberhentikan. 

Menurutnya, hasil rekaman CCTV milik Pemprov DKI menunjukkan satpam tersebut justru menjalankan tugas dengan baik.

Pramono mengaku telah berulang kali meninjau rekaman CCTV, termasuk rekaman nan lebih komplit dibanding video nan viral di media sosial. 

Dari hasil penelusuran itu, kendaraan Alphard disebut melakukan pelanggaran saat melintas di area penyeberangan.

“Untuk nasib satpam, saya minta jangan dipecat alias diberhentikan. nan berkepentingan justru menjalankan tugas dengan sangat baik. Dari CCTV terlihat mobil Alphard itulah nan melakukan pelanggaran,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/7).

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga menerima laporan bahwa kendaraan tersebut menggunakan pelat nomor palsu. 

Karena itu, Pramono meminta abdi negara penegak norma menindak tegas pengemudi andaikan persoalan tersebut tidak diselesaikan dengan baik.

“Kami juga mendapatkan laporan bahwa mobil nan menggunakan pelat itu adalah pelat palsu. Orang nan semestinya diberi hukuman adalah nan melakukan pelanggaran, bukan nan menegur,” ujarnya.

Pramono menegaskan tidak boleh ada tindakan sewenang-wenang terhadap petugas nan menjalankan tugasnya. 

Ia memastikan satpam tersebut tetap bekerja seperti biasa lantaran telah bertindak sesuai prosedur.

“Saya minta satpamnya tidak dipecat dan tetap dipekerjakan. Dia menjalankan tugasnya dengan baik. Semua orang bisa memandang dari CCTV, termasuk rekaman nan lebih komplit nan dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Identitas orang nan marah-marah itu juga sudah kami ketahui,” tegasnya. (E-4)

Selengkapnya