RI Order 12 Unit Jet Tempur Leonardo M-346F Block 20, Ini Speknya!

3 jam yang lalu 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Angkatan Udara Indonesia (TNI AU) bersiap menyambut armada baru setelah Leonardo resmi mengumumkan kesepakatan pengadaan selusin (12 unit) pesawat tempur ringan M-346F Block 20 minggu ini. Langkah ini bakal semakin memperkaya ragam jet tempur nan dioperasikan oleh Indonesia.

CEO sekaligus General Manager Leonardo, Lorenzo Mariani, menyatakan bahwa kesepakatan ini menjadi momentum krusial bagi hubungan kedua belah pihak.

"Pengenalan M-346F di Indonesia memberikan bukti nyata bukan hanya tentang kualitas intrinsik sistem pesawat, tetapi juga tentang kepercayaan negara nan berkepanjangan dan terus berkembang terhadap keahlian kami di beragam bidang," kata Leonardo seperti mengutip Defense News.

Pihak Leonardo menambahkan bahwa nilai penjualan ini tidak hanya mencakup unit pesawat, melainkan juga lokalisasi beragam keahlian dukungan, pemeliharaan, perbaikan, dan pelatihan, serta pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

Meskipun family pesawat M-346 buatan Italia ini lebih terkenal sebagai pesawat latih jet canggih (advanced jet trainer), jenis 'F' nan dipesan Indonesia merupakan pesawat tempur ringan multiperan nan tangguh.

Varian ini dilengkapi dengan teknologi mutakhir, termasuk radar active electronically scanned array (AESA), tautan info Link 16, tujuh titik pemasangan senjata, keahlian pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling), serta sistem penanggulangan elektronik (electronic countermeasures).

Pengiriman unit pertama M-346F dijadwalkan tiba di Jakarta pada tahun 2030. Kesepakatan ini menempatkan Indonesia sebagai operator M-346 ke-23 di dunia, sekaligus menjadi pengguna pertama di Asia nan menggunakan jenis terbaru Block 20.

"Hanya delapan bulan setelah pesanan pertama, permintaan dunia nan kuat dan sigap untuk jenis terbaru pesawat ini jelas menunjukkan bahwa pesawat ini memenuhi persyaratan pelanggan," tulis pernyataan resmi Leonardo. Hingga saat ini, family pesawat M-346 dilaporkan telah mencatat lebih dari 170.000 jam terbang.

Masuknya M-346F bakal menambah panjang daftar alutsista udara Indonesia nan sangat bervariasi. Saat ini, TNI AU tengah dalam proses mengintegrasikan jet tempur Rafale buatan Dassault Prancis, melengkapi armada campuran nan sudah ada seperti F-16 buatan Amerika Serikat, Su-27 dan Su-30 buatan Rusia, serta T-50i buatan Korea Selatan.

Di samping itu, Jakarta tetap terlibat dalam investasi pengembangan jet tempur KF-21 berbareng Korea Selatan dan sempat menyatakan ketertarikannya pada proyek Kaan buatan Turki meski kedua program ini belum bersambung ke perjanjian produksi.

Belakangan, Menteri Pertahanan Indonesia juga mengisyaratkan kesukaan untuk meminang J-10 buatan China.

Jika seluruh rencana dan aspirasi pengadaan ini terealisasi di masa depan, Indonesia dipastikan bakal mengoperasikan salah satu armada pesawat tempur nan paling rumit dan beragam di dunia.

Dikutip dari Detik dan Euroasiatimes, jet tempur M-346 bisa melesat hingga mendekati kecepatan Mach 0,95. Pesawat ini dibekali sistem avionik modern serta kreasi glass cockpit canggih nan menyajikan info penerbangan secara optimal kepada pilot.

Selain Indonesia, pengguna M-346 di beragam bagian bumi antara lain Italia, Israel (dengan julukan M-346 Lavi), Singapura, Polandia, Qatar, dan Austria - nan juga baru-baru ini memesan jenis Block 20.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya