Selain Buat MBG, Ini Daftar Fokus Anggaran Pendidikan Rp769 T di 2026

21 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu konsentrasi pemerintah untuk terus diperbaiki, lantaran merupakan fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Oleh karena itu, anggaran pendidikan kata dia terus diperkuat dalam APBN 2026 dengan nilai mencapai Rp 769,1 triliun. Naik dari pagu dalam APBN 2025 nan sebesar Rp 724,26 triliun.

"Investasi pada pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama APBN," kata Purbaya dikutip dari siaran pers kuliah umum di Universitas Diponegoro, dikutip Senin (6/7/2026).

Anggaran pendidikan pada 2026 digunakan untuk memperluas akses dan peningkatan mutu pendidikan, revitalisasi sekolah, mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta memperkuat pembiayaan danasiwa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Selain itu, pemerintah juga melakukan penajaman kebijakan danasiwa LPDP agar lebih selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Jika sebelumnya berkarakter umum, sekarang danasiwa difokuskan pada bidang-bidang prioritas, terutama STEM dan industri strategis, seperti pangan, energi, kesehatan, pertahanan, digitalisasi, kepintaran artifisial, semikonduktor, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, serta kewirausahaan.

Purbaya menekankan talenta merupakan inti dari transformasi ekonomi nasional. Oleh lantaran itu, pengembangan pengetahuan pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM) perlu dipadukan dengan pengetahuan sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi guna meningkatkan produktivitas, daya saing, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi nan berkelanjutan.

Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar bumi pada 2045 dengan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar US$5 triliun dan pendapatan per kapita di atas US$15.000.

Untuk mencapai sasaran tersebut, pembangunan ekonomi kudu ditopang oleh sumber daya manusia nan unggul, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

"Pembangunan ekonomi Indonesia memerlukan ekosistem industri nan menjadikan talenta sebagai inti pembangunan," tegas Purbaya.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya