Stasiun LRT Jabodebek Jadi Ruang Publik, Konser Musik Gratis Hadir di Cawang

1 jam yang lalu 4
Stasiun LRT Jabodebek Jadi Ruang Publik, Konser Musik Gratis Hadir di Cawang Ilustrasi(Dok KAI)

LRT Jabodebek terus mengembangkan jasa dengan mentransformasi stasiun tidak hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, tetapi juga menjadi ruang publik nan nyaman, hidup, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Upaya tersebut merupakan bagian dari pengembangan pengalaman pengguna (customer experience) agar perjalanan menggunakan transportasi publik menjadi semakin menyenangkan tanpa mengurangi konsentrasi utama pada keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional.

Transformasi tersebut menjadi semakin relevan seiring meningkatnya minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek. Hingga semester 1 tahun 2026, Stasiun Cawang LRT Jabodebek telah melayani 1.470.895 pengguna, alias meningkat 248.943 pengguna, meningkat sekitar 21 persen dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa stasiun sekarang menjadi ruang nan semakin banyak dimanfaatkan masyarakat setiap harinya.

Sebagai salah satu penerapan transformasi tersebut, LRT Jabodebek menghadirkan aktivitas “Vok Pop: Music on Track” di Stasiun LRT Cawang pada Sabtu (26/7). Melalui aktivitas ini, pengguna dapat menikmati pagelaran musik secara langsung tanpa dikenakan biaya tambahan, baik saat menunggu kehadiran kereta maupun setelah menyelesaikan perjalanan.

Kegiatan nan berjalan pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB tersebut menghadirkan penampilan Alvin Lapian, Grace Kaitlin, Martin Wiguna, Canti, Calvin Jeremy, dan William Sihimbing. Selain menikmati pagelaran musik, pengguna juga dapat mengikuti beragam aktivitas interaktif serta memperoleh suvenir eksklusif dan minuman cuma-cuma nan disediakan selama aktivitas berlangsung.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pengembangan transportasi publik saat ini tidak hanya diukur dari ketepatan waktu maupun keandalan operasional, tetapi juga dari kualitas pengalaman nan dirasakan pengguna selama berada di area stasiun.

“Kami mau mengubah persepsi bahwa stasiun hanyalah tempat untuk datang, menunggu, lampau berangkat. Ke depan, kami mau stasiun menjadi bagian dari ruang publik perkotaan nan nyaman untuk berinteraksi, menikmati beragam aktivitas positif, sekaligus tetap mendukung mobilitas masyarakat. Music on Track merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan pengalaman tersebut.”

Menurutnya, pengembangan ruang publik di area stasiun menjadi bagian dari upaya LRT Jabodebek menghadirkan jasa nan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. Seiring berkembangnya budaya menggunakan transportasi publik, pengguna tidak hanya memerlukan perjalanan nan kondusif dan tepat waktu, tetapi juga lingkungan nan nyaman dan memberikan pengalaman positif.

“Transportasi publik tidak lagi hanya berbincang mengenai perpindahan dari satu titik ke titik lainnya. Pengalaman selama berada di stasiun juga menjadi bagian krusial dari kualitas layanan. Ketika masyarakat merasa nyaman menggunakan transportasi publik, kami berambisi semakin banyak orang menjadikannya sebagai pilihan mobilitas sehari-hari.”

Ke depan, LRT Jabodebek bakal terus menghadirkan beragam penemuan pelayanan nan memberikan nilai tambah bagi pengguna. Melalui pengembangan stasiun sebagai ruang publik nan lebih hidup, inklusif, dan ramah bagi seluruh kalangan, LRT Jabodebek berambisi transportasi publik semakin menjadi bagian dari style hidup masyarakat modern sekaligus mendorong semakin banyak orang beranjak menggunakan pikulan massal.(E-4)

Selengkapnya