Sudaryono Revolusi BGN Besar-besaran, Mau Luncurkan Sistem Canggih MBG

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem transparansi info dan info Makan bergizi Gratis (MBG) untuk para penerima faedah hingga publik.

Kepala BGN Sudaryono mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan sistem di mana orang tua siswa nantinya bisa mengakses info mengenai menu MBG harian kandungan gizi, dapur nan membuat, hingga siapa kepala dapurnya.

"Kami harapkan minggu depan, per minggu depan kami harapkan bakal bisa diakses oleh seluruh orang tua siswa. Jadi orang tua siswa bisa mengakses by system itu kemudian anaknya sekolah di mana, lantaran sekolah itu dapat makan MBG nan menunya apa, dan kemudian menu itu dimasak di dapur nan mana, dan kepala SPPG-nya siapa," ungkap Sudaryono saat konvensi pers di Kantor BGN, Jakarta pada Senin (27/7/2026).

Tak hanya itu, Sudaryono juga berupaya memperbaiki tampilan info untuk umum agar mudah diakses oleh masyarakat publik mengenai info dan info penyaluran MBG. Adapun informasinya seperti jumlah dapur, jumlah dapur di kecamatan, jumlah dapur di kabupaten, dan jumlah penerima manfaat.

Wapres Gibran meninjau pembagian MBG di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (21/4/2026). (CNBC Indonesia/Halimatus Sa’diyah)Wapres Gibran meninjau pembagian MBG di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (21/4/2026). (CNBC Indonesia/Halimatus Sa’diyah) Foto: Wapres Gibran meninjau pembagian MBG di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (21/4/2026). (CNBC Indonesia/Halimatus Sa’diyah)

"Selain itu di bakal kami perbaiki tampilan info di jasa website alias di jasa kami gimana publik juga bisa tahu berapa jumlah dapur, berapa jumlah dapurnya, berapa jumlah dapur di kecamatan mana, berapa jumlah dapur di kabupaten mana, berapa penerima manfaat, ini bakal kita perbaiki," ungkapnya.

Tak hanya transparansi dalam info kepada publik, Sudaryono juga mengaku bakal menerapkan transparansi dan perbaikan sistem pengadaan bawang untuk menghindari hanky-panky alias kongkalikong antara dapur dan supplier.

"Kami juga sedang menyiapkan sebuah sistem gimana bagaimana secara setara supplier bahan baku itu kemudian bisa mendapatkan perlakuan setara by system dan lain-lain sehingga menghindari hanky-panky alias menghindari kongkalikong di antara di antara penyedia dan di antara nan memerlukan alias di antara dapur-dapur," ujarnya.

(ras/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya