Video: Atasi Ganjalan Regulasi, Zulhas Dorong Listrik Sampah di 2027

23 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia- Menko Pangan, Zulkifli Hasan memastikan program unggulan dalam pemerintahan Presiden Prabowo sebagai bentuk dari keberpihakan negara terhadap masyarakat Indonesia.

Dimana program Swasembada Pangan merupakan corak keberpihakan kepada rakyat nan dilakukan melalui pemberdayaan petani nan didorong kesejahteraanya. Hal ini juga dilakukan melalui program 2.000 Kampung Nelayan Merah Putih nan mendorong produktivitas nelayan lewat pembangunan 40.000 bioflok alias sistem budidaya ikan nan mengandalkan mikroorganisme dalam proses pakan dan pengolahan limbah pakan.

Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan memasok bahan makanan MBG dari desa setempat bekerjasama dengan Kopdes dan Bumdes sehingga bisa menyerap produksi pangan desa.

Khusus Kopdes Merah Putih ditargetkan dibangun 80 Ribu namun pada masa awal dibangun 40 ribu unit dan ditargetkan selesai September 2025 dan optimasi fungsinya dipastikan tidak seperti supermarket. Salah satu tugas Kopdes adalah penyaluran bansos agar tepat sasaran, penyaluran pupuk subsidi dan gas subsidi hingga penyaluran angsuran murah bagi masyarakat desa.

Zulhas juga menyebut pentingnya PSEL (Pengolahan Sampah Energi Listrik) untuk mengubah sampah menjadi sumber listrik hijau sekaligus mengatasi persoalan sampah nan turut berakibat pada sektor pangan.

Oleh lantaran itu melalui pemangkasan halangan izin nan mengganjal selama 11 tahun sehingga ditargetkan pada 2027-2028 bisa melangkah di 72 lokasi.

Selengkapnya simak perbincangan Crysania Suhartanto dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dalam Economic Update, CNBC Indonesia (Rabu, 24/06/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya