Jakarta, CNBC Indonesia- Kementerian Pertanian RI mencatat ada sekitar 62% petani Indonesia nan menggunakan bibit unggul bersertifikat, sisanya menggunakan varietas lokal nan diturunkan dari generasi sebelumnya. Dari nomor 62% petani pengguna bibit bersertifikat ini terdapat 23% dibantu pemerintah seperti support regular sebanyak 25 kilogram bibit per hektare lahan.
Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Ladiyani Retno Widowati memastikan upaya pemerintah dalam meningkatkan penggunaan bibit varietas unggul dan bersertifikat. Meski demikian penggunaan bibit utamanya bibit padi erat kaitannya dengan kearifan lokal seperti penggunaan varietas lokal di Sumatera Barat nan condong menyukai beras pera.
Di sisi lain, juga terdapat tantangan petani dalam mendapatkan akses bibit unggul dan bersertifikat lantaran mengenai letak dan wilayah remote. Oleh lantaran itu pemerintah terus mengupayakan peningkatan sebaran bibit bersertifikat lantaran mempunyai sejumlah kelebihan termasuk produksi nan bisa 2 kali lipat dari bibit biasa.
Seperti apa strategi Kementan mendorong penggunaan bibit unggul dan bersertifikat? Selengkapnya simak perbincangan Andi Shalini dengan Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Ladiyani Retno Widowati dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Jum'at, 24/07/2026)
Add
source on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·