Jakarta, CNBC Indonesia - Timur Tengah tetap terus memanas. Harga minyak pun sekarang menembus USD 100 Dolar per barel seiring eskalasi nan kian mengkhawatirkan. Terbaru intelijen AS sedang menyelidiki apakah Rusia membantu Iran menemukan dan menyerang akomodasi CIA di teluk termasuk kedutaan AS di Arab Saudi. Sementara itu, reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kandas memperkuat pada perdagangan Kamis, 23 Juli kemarin. Setelah sempat melesat lebih dari 1% pada sesi pertama laju IHSG dijegal tindakan jual penanammodal asing pada sesi kedua hingga indeks ditutup melemah 0,3% ke level 6.315,31.
Selengkapnya dalam program Closing Bell CNBC Indonesia (Jumat, 24/07/2026) berikut ini.
Add
source on Google

2 jam yang lalu
4







English (US) ·
Indonesian (ID) ·