ASN Work Life Balance: Kerja Dekat Rumah-Dompet Aman, Makin Produktif?

2 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh memastikan, kerja dekat dari rumah bagi para aparatur sipil negara (ASN) tidak bakal mengurangi produktivitas pelayanan publik.

Menurutnya, program itu justru akan menciptakan lingkungan kerja nan berkinerja lebih produktif, efektif, dan berorientasi pada kebahagian dan kesejahteraan pegawai.

Pegawai nan mempunyai keseimbangan antara kehidupan family dan pekerjaan namalain work-life balance, menurutnya bakal bisa memberikan keahlian nan lebih optimal.

Dengan bekerja lebih dekat dengan keluarga, Zudan percaya diri ASN bisa meningkatkan motivasi bekerja sekaligus mempunyai ruang nan lebih baik dalam menjalankan peran sebagai orang tua maupun personil keluarga.

"Untuk tahap awal, BKN melakukan uji coba program ini untuk ASN BKN agar pegawai dapat berkinerja lebih tinggi lantaran merasa lebih senang setelah berkumpul dengan keluarga," kata Zudan melalui siaran pers, Jumat (24/7/2026).

Selain meningkatkan kualitas hidup pegawai, program ini menurut Zudan juga menjadi upaya BKN untuk membantu ASN melakukan efisiensi pengeluaran rumah tangga.

Zudan menyampaikan bahwa selama ini tidak sedikit ASN nan kudu hidup terpisah dari family lantaran penempatan kerja sehingga kudu menanggung biaya perjalanan, tempat tinggal, maupun kebutuhan rumah tangga di dua letak berbeda.

Dengan penempatan nan lebih dekat dengan domisili, beban tersebut diharapkan dapat berkurang secara signifikan.

"Selain itu, pegawai juga dapat menata kondisi ekonominya dengan lebih baik lantaran tidak lagi terbebani biaya transportasi maupun akomodasi akibat tinggal berjauhan dengan keluarga,"

Zudan juga menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan corak penemuan kebijakan nan relevan dengan kondisi saat ini. Ketika peningkatan kesejahteraan melalui penyesuaian pendapatan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat, dia berambisi pengurangan beban pengeluaran menjadi salah satu solusi nan dapat ditempuh tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Program ini untuk sementara tetap diterapkan sebagai uji coba di lingkungan internal BKN. Selama implementasinya ke depan, BKN bakal melakukan pertimbangan dampaknya terhadap produktivitas pegawai, efektivitas organisasi, serta kualitas jasa kepada masyarakat. Hasil pertimbangan nantinya dapat menjadi praktik baik (best practice) dalam pengelolaan ASN berbasis kesejahteraan dan kinerja.

"Kami berambisi penemuan ini tidak hanya memberikan faedah bagi pegawai BKN, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi kementerian, lembaga, maupun pemerintah wilayah dalam merancang kebijakan pengelolaan ASN nan semakin adaptif terhadap kebutuhan pegawai tanpa mengesampingkan prinsip profesionalisme dan akuntabilitas. Semoga program BKN ini bisa menginspirasi pemerintah wilayah maupun kementerian dan lembaga. Semoga bermanfaat," tegasnya.

Lewat uji coba program mendekatkan ASN dengan family dan domisili ini, BKN mau menghadirkan penemuan dalam manajemen ASN nan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keahlian organisasi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan pegawai sebagai aset utama birokrasi.

Dengan pegawai nan lebih bahagia, lebih dekat dengan keluarga, serta mempunyai beban ekonomi nan lebih ringan, diharapkan produktivitas kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat juga bakal semakin meningkat.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya