MenPANRB Beri Sinyal Pendaftaran CPNS 2026 Bakal Dibuka, Kapan?

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini buka bunyi soal kemungkinan pembukaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Dia mengatakan tengah membicarakan perihal tersebut, termasuk soal jumlah susunan dan agenda pembukaan

Kini, pemerintah tetap melakukan pemetaan kebutuhan di tiap instansi. Selain itu kebutuhan nan sesuai dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

"Kita sedang membicarakan, lantaran pertama nan kudu jadi fokus, kan kita sudah bersurat waktu itu untuk pemetaan kompetensi jabatan, kompetensi-kompetensi apa saja nan dibutuhkan. Instansi pemerintah sudah menyampaikan, dan tentunya juga saya kudu memperhatikan untuk formasi, untuk program prioritasnya Bapak Presiden," jelas Rini dikutip dari Detikcom, Sabtu (25/7/2026).

Rini mengatakan pemerintah belum bisa memastikan kapas waktu pelaksanaannya, karena tetap menunggu hasil pembahasan dengan Kementerian Keuangan untuk keahlian anggaran negara.

"Ini tetap di dalam perhitungan, dan juga kita sedang obrolan dengan Kementerian Keuangan mengenai keahlian finansial negara. Jadi insyaallah tentunya CPNS itu tetap menjadi program nan kita siapkan. Tapi kapannya kita belum bisa jawab, lantaran kita kan kudu hitung, kesesuaian antara kompetensi nan memang dibutuhkan," dia menuturkan.

Saat dikonfirmasi ulang soal CPNS bakal dibuka tahun ini, Rini hanya mengatakan potensinya ada. Namun kepastiannya belum ada lantaran tetap banyak perihal nan perlu dipertimbangkan.

"Mudah-mudahan ada. Kita nggak bisa di-spill dulu. Jadi gini tentunya, kapannya kita belum tahu, lantaran tetap sedang dibahas antar kementerian. Karena kan seperti sudah saya sampaikan, bahwa kita sudah meminta kepada seluruh lembaga pemerintah, jumlah kebutuhan," jelas dia.

Pemerintah juga tidak mau terburu-buru mengumumkan formasi. Rini menjelaskan perlu menghitung kebutuhan setiap instansi.

Perhitungan kebutuhan ini bukan hanya dari jumlah pegawai. Namun mengenai kompetensi nan diperlukan oleh tiap instansi.

"(Jumlah formasi) belum, itu kan kudu dihitung dulu. Apakah bakal diisi secara keseluruhan dari jumlah nan pensiun alias bagaimana. Kita juga sudah bersurat kepada Kementerian Keuangan mengenai perhitungan-perhitungan, kesiapan fiskal dan sebagainya," pungkasnya.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya