loading...
Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, dan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar tertawa saat Presiden Prabowo Subianto berbual soal kancil politik di Indonesia. Foto/Tangkapan layar
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melontarkan sejumlah candaan saat menghadiri Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026) malam. Dalam pidatonya, Prabowo menyebut ada tiga tokoh politik nan diibaratkannya sebagai "kancil" lantaran dinilai cerdik.
Candaan itu bermulai ketika Prabowo mengaku terkesan dengan rangkaian aktivitas Harlah PKB nan dinilainya bisa membangkitkan suasana haru. Sebab, para peserta nan datang mengenakan kaus bertuliskan Prabonomics. "Saya cemas lama-lama di sini saya tidak tahan, saya bisa keluar air mata itu. Gerindra aja enggak pakai begitu itu kok," ujar Prabowo disambut tawa hadirin.
Baca Juga: Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Prabowo kemudian menggoda Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengenai posisinya di partai. "Co, coba hati-hati, Co, lu mau jadi Ketua Harian lagi enggak lu? Ini asal-asalan Gus Imin ini," katanya.
Dari situ, Prabowo menyebut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Dasco sebagai dua "kancil" dalam bumi politik Indonesia. "Memang di Indonesia ini ada dua pemimpin kancil, Gus Imin dan Sufmi Dasco," ujarnya.
Prabowo lampau kembali melempar gurauan kepada Dasco dengan menyebut politikus Partai Gerindra itu sekarang telah "naik pangkat". "Kalau Pak Dasco sekarang sudah jadi profesor, dulu provokator," ucap Prabowo nan kembali mengundang gelak tawa para tamu.
Tak berakhir di situ, Kepala Negara juga berkelakar bahwa dirinyalah nan membujuk Dasco berasosiasi ke Partai Gerindra. "Co, jika gua enggak narik lu, jangan-jangan enggak tahu lu ke mana sekarang itu," katanya.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·