Speedboat yang Hilang di Teluk Tomini Bawa 11 Wisatawan Asing

1 jam yang lalu 3
Speedboat nan Hilang di Teluk Tomini Bawa 11 Wisatawan Asing Tim SAR mencari speedboat nan mengangkut 11 penumpang visitor asing nan lenyap di Teluk Tomini, Sabtu (25/7).(MI/M Taufan SP Bustan)

SEBUAH speedboat nan mengangkut 13 penumpang terdiri dari 11 orang visitor asing dan dua orang kru kapal dilaporkan lenyap kontak saat melayari perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah.

Memasuki hari kedua pencarian, Sabtu (25/7), Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan upaya penyisiran di perairan tersebut.

Diketahui, kapal bertolak dari Sanctum Unauna Dive Resort menuju Pelabuhan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Jumat (24/7) pukul 07.30 Wita. Kapal dijadwalkan tiba sekitar pukul 11.00 Wita. Namun, hingga pukul 15.00 Wita kapal belum kunjung bersandar.

Kepanikan berasal saat pemandu wisata setempat, Mimin, melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo pada Jumat sore pukul 15.40 Wita guna meminta support pencarian.

“Kami menerima laporan Jumat dan langsung menggelar operasi pencarian,” kata Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto saat dihubungi dari Kota Palu, Sabtu (25/7). 

Menurut Heriyanto, penumpang di atas kapal tersebut terdata 13 penumpang. Terdiri dari satu nahkoda dan satu kru, dan 11 tamu nan merupakan visitor asing. 

Mereka adalah Nahkoda kapal Ferdiansyah, 29, dan kru kapal Arif, 27. 

Sementara 11 penumpang visitor asing terdiri dari

  1. Milan Kasik (L/55), 
  2. Rani Permentier (P/30),
  3. Mathijs Sercu (L/29),
  4. Jelka Van Driesum (P/16),
  5. Hinke Van Deer (P/59),
  6. Roeland Van Driesum (L/61),
  7. Age Van Driesum (L/18),
  8. Matthias Prange (L/50),
  9. Celine Josette Menguy (P/52),
  10. Hector Fabio Prange (L/20), dan
  11. Ronny Josue Prange (L/13). 

“Sejak Sabtu pagi pukul 06.00 Wita, Tim SAR campuran membagi alokasi personel dan armada pencarian ke dalam tiga Sub Rencana Udara/Laut (Search and Rescue Unit / SRU),” ungkap Heriyanto. 

Di mana, SRU 1 (KAL Limboto) melakukan penyisiran di sepanjang rute lintasan perkiraan dengan cakupan area pencarian seluas 200 NM².

Sedangkan SRU 2 (Rigid Inflatable Boat / RIB 03 Gorontalo) menyisir area seluas 50 NM² di sekitar rute perlintasan utama.

Sementara SRU 3 (Speed Boat Sanctum Una-Una) tim dari pihak resort turut mengerahkan perahu sigap untuk menyisir area seluas 50 NM².“Pencarian difokuskan pada koordinat perkiraan 0° 8'42.79" U - 121°48'15.46" T (Radial 205.34° Arah Barat Daya dari Pantai Pohon Cinta, dengan jarak lurus sekitar 20,23 NM).

Total puluhan personel dikerahkan nan terdiri dari KPP Gorontalo, Pos SAR Marisa, Polairud, Polres Pohuwato, Lanal Gorontalo/Marisa, serta pihak Resort Sanctum Unauna. 

Perlengkapan canggih seperti satu unit drone thermal, perangkat selam/air, dan sistem komunikasi unik turut dikerahkan ke lokasi.

“Meskipun prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan kondisi langit cerah, tim lapangan menghadapi hambatan tantangan alam berupa gelombang tinggi berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter serta hembusan angin kencang berkecepatan 10–20 knot,” ungkap Heriyanto. 

Hingga buletin ini diturunkan, belum ada tanda-tanda keberadaan kapal maupun korban. Operasi pencarian terus bersambung dengan memaksimalkan sisa waktu siang hari ini. (TB/E-4)

Selengkapnya